Tarif KTP & KK Di Madina Masih Mahal

Barisan Muda Bersatu Mandailing Natal (BAMBU Madina), mempertanyakan biaya pembuatan KTP dan KK yang dinilai tarifnya terlalu besar dan tidak sesuai Perda.

Menurut aktivis BAMBU Madina, Ridwan, berdasarkan perda Madina Nomor 2 tahun 2010 pada bagian ketiga prinsip penetapan struktur besarnya tariff restribusi pasal 13, dengan tegas dikatakan retribusi biaya cetak KK untuk WNI yakni Rp3.750 dan WNA Rp15.000. Sedangkan untuk KTP WNI Rp12.500 dan WNA Rp25.000.

“Namun kenyataan di lapangan berbeda jauh, karena diduga penggantian biaya cetak KK berkisar Rp20.000 dan KTP Rp50.000. Sehingga kondisi ini menurut mereka sangat mengganggu masyarakat,” kata Ridwan, tadi malam.

Mereka juga meminta penjelasan tentang tarif pembuatan KTP dan KK dan meminta pertanggung jawaban kepala dinas tentang adanya dugaan pungutan liar. Pj Bupati Madina, Aspan Batubara diminta secepatnya menuntaskan dugaan korupsi di Dinas Dukcapil dan mencopot Aswan Hasibuan dari jabatan kadis. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*