Tebangi karet, DPRD Tapsel didemo

P.SIDIMPUAN – Ratusan warga Kecamatan Angkola Timur, Kab. Tapsel berunjukrasa ke kantor DPRD untuk meminta kebijakan lembaga itu terkait ulah PT TPL yang dinilai semena-mena menebang ratusan pohon karet milik warga di daerah itu, kemarin.

Ratusan warga datang ke Kantor DPRD Tapanuli Selatan dengan menumpangi mobil truk, sekitar enam mobil angkutan umum dan sepeda motor lainnya bersama Aliansi Rakyat Tertindas. Dalam aksi itu warga dan aparat yang menjaga ketat para demonstran. Hingga massa mendorong-dorong pintu pagar kantor DPRD agar diterima masuk bertemu dengan anggota DPRD Tapsel, kemarin.

Dengan kesepakatan kedua belah pihak, puluhan aparat Satpol PP Tapsel dan Polres Kota Padangsidimpuan yang berjaga mengizinkan massa untuk masuk, namun dengan kesepakatan massa tidak melakukan anarkis.     Hingga kelima warga utusan dari demonstran diterima Wakil Ketua DPRD Tapsel Abdul Rasyd Lubis bersama lima anggota DPRD lainnya di ruangan kantor ketua DPRD.

Kelima utusan dari warga itu Rajo Amas Pulungan, Amri Nasution, Syawaluddin Harahap dan lainnya. Mereka meminta DPRD agar menyikapi aspirasi warga dengan sembilan poin, salah satu inti poin itu agar PT TPL menghentikan operasinya di Kecamatan Angkola Timur, sebab warga yang sudah puluhan tahun resah akibat ancaman dan intimidasi oleh aparat hukum yang pro PT TPL (Toba Pulp Lestari).

Wakil Ketua DPRD, Abdul Rasyd Lubis, mengatakan, aspirasi warga Angkola timur akan dibahas. Selanjutnya sembilan poin itu dibahas dan dapat dimufakatkan bersama anggota DPRD lainnya, melalui komisi dan fraksi juga dalam waktu dekat akan membentuk Pansus (Panitia Khusus) terkait PT TPL yang menebangi karet milik warga dan sengketa lahan.

Baca Juga :  Pemeriksaan Rampung, USU Turut Umumkan Hasil Ujian CPNS tgl. 07 Desember 2009

Waspada.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*