Tenaga Honorer K2 yang Lulus Disinyalir Banyak Fiktif

Ilustrasi

PALUTA – Sebanyak 325 tenaga honorer K2 yang telah dinyatakan lulus oleh BKD Paluta sebaiknya perlu melakukan kajian ulang tentang pengangkatan untuk menjadi CPNSD Paluta tahun 2013. Sebab sejumlah nama-nama yang telah resmi diumumkan oleh BKD, Rabu (26/2) lalu disinyalir banyak yang fiktif atau siluman.

Berdasarkan temuan dari DPP LSM Gempar Sumut, bahwa sejumlah nama-nama yang telah diumumkan BKD, sebahagian adalah fiktif dan tidak sesuai dengan peraturan serta tidak memenuhi persyaratan yang ada.

Ketua Umum DPP LSM Gempar Sumut, Aman Sudirman Harahap kepada METRO, Kamis (17/7) mengatakan, sebaiknya Pemkab Paluta melalui BKD harus lebih selektif dalam menentukan nama-nama honorer K2 yang akan diangkat menjadi CPNSD Paluta tahun 2013. “Banyak yang bermasalah dan kebanyakan nama-nama yang telah diumumkan sama sekali tidak memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PNS,” ujarnya.

Seperti yang dikatakan Aman Sudirman Harahap, bahwa salah satu nama tenaga honorer K2 yang telah dinyatakan lulus adalah Siti Mesra Ritonga, padahal Siti Mesra Ritonga seperti yang kita ketahui bersama adalah mantan anggota DPRD Paluta PAW pada tahun 2008 dari Partai Golkar.

“Darimana ceritanya Siti Mesra Ritonga itu jadi honorer K2, sementara tahun 2008 dia itu adalah anggota DPRD Paluta,” tambahnya.

Bahkan Aman terheran-heran dengan persyaratan yang telah ditetapkan BKD yang antara lain untuk tenaga pendidikan harus melampirkan surat pernyataan tanggung jawab mutlak dari kepala dinas pendidikan dan surat pernyataan tanggung jawab mutlak kepala UPTD yang bersangkutan.

Baca Juga :  1 warga tertembak, Brimob Tapsel dikecam arogan

Sehingga Aman menduga persyataran yang dibuat oleh BKD itu tidak berguna dan tak ada manfaatnya. Buktinya banyak tenaga honorer yang memang benar-benar aktif mengajar dari tahun 2005 hingga sekarang akan tetapi tidak diangkat menjadi CPNS, sedangkan Siti Mesra Riotnga yang sudah nyata pernah duduk sebagai anggota DPRD PAW dan digaji oleh Negara justru dinyatakan lulus menjadi CPNSD Paluta tahun 2013 dari jalur K2.

Sementara itu Siti Mesra Ritonga saat dijumpai di Kantor Disdik Paluta, Jalan lintas Gunung Tua-Batu Tambun, Desa Batu Tambun, Kecamatan Padang Bolak kepada METRO, Kamis (17/7) mengakui bahwa dirinya sejak tanggal 1 Agustus 2003 hingga sekarang dirinya sudah menjadi tenaga honorer di UPTD Kecamatan Dolok. Dan katanya dulu pun pernah menjadi anggota DPR PAW selama 4 bulan dari Partai Golkar.

“Iya benar, Itu pun cuma empat bulan kok, nanti aja lah kita ngobrolnya, saya lagi sibuk ngurus berkas,” ujarnya sambil berlalu.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Paluta H Juta Lubis saat dikonfirmasi terkait adanya salah satu mantan anggota DPR PAW yang ikut lulus K2 belum berhasil ditemui.

Sebelumnya, Pemkab Paluta melalui BKD telah mengeluarkan pengumuman hasil tes CPNSD honorer K2 tahun 2013, Rabu (26/2) lalu. Berdasarkan surat keputusan Bupati Paluta nomor: 810/193/K/2014 yang ditetapkan tanggal 26 Februari 2014 tentang penetapan peserta yang lulus ujian CPNS Daerah Kabupaten Paluta formasi honorer K2 tahun 2013, menetapkan bahwa jumlah peserta yang dinyatakan lulus sebanyak 325 orang, dimana sebelumnya yang mengikuti ujian tes tertulis adalah sebanyak 610 peserta.

Baca Juga :  Gardu Induk PLN Sibolga Terbakar - Bakal Sering Pemadaman

BKD Paluta pun menyatakan bahwa, bagi peserta yang dinyatakan lulus dan diterima tetapi tidak melapor atau tidak melengkapi berkas persyaratan sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan, maka yang bersangkutan dianggap gugur dan mengundurkan diri sebagai peserta seleksi Penerimaan CPNSD Kabupaten Paluta tahun 2013.

Apabila terdapat data atau berkas pelamar yang tidak sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh panitia dengan menyertakan data atau keterangan palsu, maka pengangkatannya sebagai CPNSD honorer K2 Kabupaten Paluta akan dibatalkan dan kepada yang bersangkutan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. (mag-02)

Sumber: METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

3 Komentar

  1. MENGAKU BERHASIL NYOGOK JADI PNS DAN NGASIH NO HP UTK KOMUNIKASI, MRPKAN JARINGAN PENIPU. JANGAN MUDAH MINTA JASANYA MELALUI NO HP YG BERAKHIR . . .3456.

  2. Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, bahwa dulunya saya ini cuma Tenaga Honorer di Sekolah lampung timur, Sudah 7 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 50 jt namun hasilnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asa, namun teman saya memberikan no tlp Bpk DJOKO SUTRISNO yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan juga mengurusnya untuk kenaikan golongan, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim berkas saya melalui email, Satu minggu kemudian saya sudah ada panggilan kejakarta untuk ujian, alhamdulillah SK saya akhirnya keluar, itu adalah kisah nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Dr.Drs.Djoko sutrisno, Msi no hp beliau yang selalu aktif Hp: 0823-2067-3456. terima kasih

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*