Tender Paket Proyek Sumber Dana APBN dan Dana Perimbangan T. A 2010 Dinas PU-PE Madina Sarat KKN

618848362fe0e015cef8a1559db7a8d3c7623ae Tender Paket Proyek Sumber Dana APBN dan Dana Perimbangan T. A 2010 Dinas PU PE Madina Sarat KKNBerdasarkan dari laporan salah seorang Rekanan atau pengusaha Jasa Konstruksi asal Madina kepada Waratawan, Minggu ( 5 / 9 ) bahwa di duga tender paket Proyek Sumber Dana APBN dan Dana Perimbangan T. A 2010 di Dinas PU – PE madina sarat KKN.

Pasalnya seperti isi sms yang di kirimkan salah seorang pengusaha jasa konstruksi kepada Berita mengatakan bahwa untuk mendapatkan Paket di Dinas PU Madina harus ada uang lobby dulu baru sang pengusaha mendapatkan Paket walaupun dalam proses tender beliau telah menang tetapi apabila tidak membayar upeti kepada Kadis PU pasti tidak akan menang. Ujar salah seorang rekanan yang tak mau di sebutkan namanya melalui sms

“ Saya menilai dalam hal ini Kadis PU Madina telah melanggar Keppres karena Dinas tersebut jalannya Proses tender dari mulai pendaftaran yang harus membayar, penawaran, evaluasi dan akhirnya semua itu tidak berlaku walaupun rekanan tersebut menang dalam tender tetapi apabila tidak ada memberi upeti terlebih dahulu kepada Kadis, pasti tidak akan di menangkan.

Dalam smsnya rekanan tersebut juga mengatakan bagi rekanan atau kontraktor yang telah memberikan setoran atau upeti kepada Kadis pasti di menangkan walaupun dalam evaluasi penawaran kalah dan kemudian administrasinya juga tidak lengkap. Ujarnya

Anggota DPRD Madina dari Partai PDI – Perjuangan, Iskandar Hasibuan menanggapi tentang proses tender yang di nilai cacat hukum di Dinas PU Madina mengatakan hal seperti ini tidak bisa di biarkan lagi, sebab di duga adanya KKN dalam proses tender dan penyalah gunaan wewenang oleh Oknum Kadis PU Madina.

Baca Juga :  Walikota Padangsidimpuan: Tertibkan Bangunan Penangkar Burung Walet!

Kami dari Fraksi Reformasi Perjuangan DPRD Madina akan membuat laporan terkait di duganya sarat KKN dan Penyalah gunaan wewenang yang di lakukan oleh Kadis PU Madina karena memang sebelum adanya laporan ini kami juga sering menerima laporan dari para rekanan tentang tingginya KKN di Dinas PU Madina.

Bukan tentang masalah KKN dan juga tentang penyalah gunaan wewenang saja, kita juga akan membuat suatu laporan tentang Oknum PNS yang turut serta mengerjakan Proyek yang ada di Dinas PU Madina dan di duga mereka adalah keluarga dekat Kadis sendiri. Tegas Iskandar

Iskandar juga menambahkan, menurut saya laporan yang di katakan rekanan ini merupakan suatu efek dari telah banyaknya para pengusaha yang telah membayar atau membeli Paket Proyek kepada Kadis PU seperti halnya Pengusaha jasa Konstruksi asal Padang sidempuan yang berinisial SGL.

Untuk pengusaha jasa konstruksi asal Sidempuan yang berinisial SGL saja saya mendapat laporan dari rekanan lain bahwa Oknum pengusaha tersebut di duga telah melakukan pembayaran sebesar 800 juta kepada kadis PU Madina melalui rekening salah seorang Kabid di Dinas PU Madina.

Untuk pembelian paket sebesar 800 juta oleh SGL kepada Kadis PU saja, kadis PU di kalkulasi harus menyediakan proyek sebesar 8 Miliar agar dapat menutupi uang yang sudah di bayarkan kepadanya, dan itu di kalkulasi dari fie 10 % dari jumlah 8 miliar. Apabila sudah begini apakah tidak menutup kemungkinan pembangunan di madina akan amburadul dan terkesan asal jadi ? tegas Iskandar.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Syamsul Arifin Di Langkat, Pemicu Sumut Terkorup?

Dalam kasus ini kita dari Fraksi Reformasi Perjuangan sudah melihat jelas perbuatan yang di nilai cacat hukum dan untuk itu kami akan sesegera mungkin melaporkan Oknum Kadis PU ke BPK – RI,  KPK – RI, kejaksaan Panyabungan dan kejatisu. Jelas Iskandar.

Sumber: http://beritasore.com/2010/09/06/tender-paket-proyek-sumber-dana-apbn-dan-dana-perimbangan-t-a-2010-dinas-pu-pe-madina-sarat-kkn/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. hahhahha…. mampus ketauan lu drakula.. penghisap darah bangsa sendiri….. hukuman mati paling pantas untuk koruptor…
    usul: yang terlibat kemaluannya potong aj, kan udah gg punya malu sekalian aj gg punya kemaluan juga.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*