Terjebak di Soal Bahasa Indonesia – Peserta UN Ulangan Khawatir Tak Lulus Lagi

MADINA; Soal Bahasa Indonesia tetap menjadi momok yang menakutkan bagi pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), khususnya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang mengikuti Ujian Nasional (UN) ulangan. Situasi ini, membuat para peserta UN Ulangan khawatir tidak lulus UN lagi.

“Soal Bahasa Indonesia menjebak, sehingga kami sulit menentukan pilihan yang tepat. Sebab, opsi jawabannya hampir sama, maka kami harus benar-benar konsentrasi memilih jawaban,” sebut salah satu peserta UN Ulangan, Imran.

Peserta UN ulangan lainnya yang ditemui METRO di MTsN Panyabungan, menambahkan, kalau mereka hanya bisa berdoa agar bisa lulus UN ulangan. Agar tetap bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

“Kalau harus mengulang 1 tahun lagi, kami rasa waktu itu sangat lama,” sebut Restu.

194 Siswa UN Ulangan di Madina

Sebanyak 194 siswa dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) baik negeri maupun swasta se-Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengikuti pelaksanaan UN ulangan. hari kedua, Selasa (18/5).

Kasi Madrasah dan Pendidikan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Madina, Drs Abdul Saman SH, menjelaskan, peserta UN dari MTs se-Kabupaten Madina pada bulan lalu berjumlah 3.433 siswa dan yang lulus sebanyak 3.375 siswa, sedangkan jumlah yang tidak lulus sebanyak 58 siswa dan jumlah tersebut juga sebagai peserta UN ulangan sesuai dengan yang dilaporkan oleh sekolah masing-masing.

Baca Juga :  Presiden Belum Terima Surat Eli Cohen

“Peserta UN ulangan ini masih bisa juga tidak lulus dan apabila masih ada yang tidak lulus maka dia tidak akan bisa melanjutkan sekolahnya tahun ini harus mengulang 1 tahun lagi,” ucap Saman.

Hari Kedua, 4 Siswa Absen

Di Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan 9Psp), sebanyak 4 siswa dinyatakan absen atau tidak mengikuti Ujian Nasional (UN) Ulangan tingkat SMP-sederajat, di hari kedua ujian, Selasa (18/5). Keempat siswa tersebut, masing-masing 3 dari Tapsel dan 1 di Psp.

“Siswa yang absen di hari kedua ini memang sebagian bukan siswa yang sama dengan di hari pertama lalu,” kata Kepala Bidang (Kabid) Dikdas, TK dan SD, Dinas Pendidikan (Disdik) Tapsel, Hj Masni Harahap, Selasa (18/5).

Adapun rincian siswa yang tidak hadir pada UN Ulangan di hari kedua dengan pelajaran yang diujikan bahasa Inggris, antara lain, untuk rayon 1 yang di SMPN 1 Batang Angkola yang diikuti sebanyak 22 peserta dan seluruhnya hadir, rayon 2 di SMPN 2 Batang Toru dengan jumlah peserta sebanyak 9 siswa dan tercatat 2 siswa tidak hadir, sedangkan di rayon 3 dengan jumlah peserta sebanyak 15 dan tercatat sebanyak 1 siswa tidak hadir.

Sementara itu di Kota Psp dari jumlah peserta yang mengulang sebanyak 18 peserta tercatat 1 siswa tidak hadir tanpa keterangan yang jelas. “Siswa yang tidak hadir adalah siswa yang sama di hari pertama pelaksanaan UN ulangan, yakni atas nama Hartona dari MTsS Istiqamah Pijorkoling,” ujar Kasi Kurikulum SMA dan SMP Disdik Psp, Drs Mahlil, Selasa (18/5).

Baca Juga :  Plt. Gubsu di Palas Resmikan Gudang Benih, Disambut adat Budaya Daerah

UN di Paluta Lancar

Hari Kedua Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) ulangan tingkat SMP sederajat di Kabupaten Paluta yang digelar di Kampus SMP Negeri 3 Padang Bolak berlangsung lancar dan aman.

“Hari kedua pelaksanaan UN ulangan tingkat SMP sederajat berlangsung lancar dan sukses. Tidak ada kendala dalam pelaksanaan ujian, semua peserta ujian hadir, dan tetap dipantau oleh tim dari Universitas Negeri Medan (Unimed),” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Paluta, Drs Hazairin Hasibuan, Selasa (18/5). (wan/mag-01/thg)

Sumber: http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Peserta_UN_Ulangan_Khawatir_Tak_Lulus_Lagi

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*