Terkait Bentrok Di Madina – Kapolres Madina: Panggung Hiburan Tidak Ada Izin

MEDAN (Pos Kota) – Aparat Polres Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, masih intensih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku yang mengakibatkan bentrok antar warga dua desa di Panyabungan Timur yakni Desa Gunung Baringin dan Desa Huta Tua.

Demikian dikatakan Kapolres Madina AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe kepada wartawan, Sabtu (10/9). “Bentrokan tersebut merupakan kelanjutan dari kekisruhan dalam acara panggung hiburan tiga hari,”ujarnya.

Menurut Dalimunthe, pihaknya telah mempertemukan antar warga ke dua desa dan sepakat untuk tidak saling sweeping atau razia. Sementara perburuan terhadap para pelaku sedang dilakukan polisi. Dalimunthe juga mengakui, bahwa kegiatan hiburan yang mengundang keramaian tidak mendapat izin dari kepolisian. “Kegiatan itu tidak ada izinnya. Kita tidak pernah mengeluarkan izin kegiatan hiburan malam hari, hanya siang,”tegasnya.

Bentrokan antardesa itu bermula dari sebuah panggung hiburan yang berlangsung pada Rabu malam menjelang Kamis dinihari di Desa Gunung Baringin. Panggung hiburan ini bagian dari acara silaturrahmi lebaran. Entah bagaimana, tiba-tiba saja aksi joget warga di panggung berakhir rusuh. Dua orang terluka karena terkena tusukan akibat kejadian ini, yakni Bahri dan Deni, yang kini dirawat di Rumah Sakit Umum Panyabungan di Panyabungan.

Kejadian tersebut pun berbalas, seorang warga Desa Gunung Baringin ditembak dengan locot (senjata rakitan). Tembakan yang mengenai bagian mata membuat korban yang bernama Maksum, terpaksa dibawa ke RSU Sidempuan

Baca Juga :  Pengumuman kelulusan CPNS Langkat

Warga Desa Gunung Baringin takut karena warga Desa Huta Tua mempersenjatai diri dengan senjata rakitan. Bunyi letusan senjata api kerap memekakan telinga mereka dan warga dihantui ketakutan. (samosir/sir) – (POSKOTA.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*