Terkait DAK Dijadikan Ajang Bisnis ; Puluhan Masyarakat dan Mahasiswa Tapsel Demo Disdik

P.Sidimpuan, (www.analisadaily.com)

Puluhan massa yang mengatasnamakan masyarakat beserta tokoh masyarakat Desa Gunung Beringin Mosa Julu Kec. Angkola Selatan, Kab.Tapsel melakukan aksi demo di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Jalan Sutan Soripada Mulia, Padangsidimpuan, Rabu (7/10).

Mereka menutut agar Dinas pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan memberikan saksi terhadap kepala sekolah yang menjadikan DAK sebagai ajang bisnis.

Pantauan Analisa, puluhan massa pendemo yang mendapat pengawalan ketat aparat keamanan Polres Kota Padangsidimpuan itu tiba di Dinas Pendidikan sekitar pukul 11:30 Wib dengan mengusung sejumlah foster yang bertuliskan antara lain “DAK sebagai penunjang sarana prasarana pendidikan bukan bisnis.” “DAK bukan ajang omzet.”

Demo yang dipimpin Drs marasaut Harahap itu merupakan tindak lanjut surat mereka ditandatangani 37 perwakilan masyarakat kepada Bupati Tapsel H Ongku P Hasibuan pada 02 Oktober 2009 baru lalu.

Dalam isi surat tersebut masyarakat diatas keberatan terhadap perbuatan Kepala sekolah SD Negeri 100440 yang berlokasi di desa mereka, atas perbuatan Kasek Nurhaminah Harahap mereka anggap sudah lari dari koridor yang ada.

Dimana dalam pelaksanaan kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) TA. 2009 untuk rehab sekolah dasar tersebut seyogianya swakelola, yang harus melibatkan masyarakat dan komite sekolah serta kepala desa diabaikan Kasek Nurhaminah Harahap. Kepala tukangnya ditentukan sendiri.

Atas keangkuhan dan kesombongan menurut penilaian masyarakat sekitar, mereka berharap agar Bupati Tapsel untuk mencopot jabatan Kasek Nurhamidah Harahap dari jabatan Kasek SD Negeri 100440.

Menurut penjelasan Ketua panitia kegiatan DAK TA 2009, Hj Masni Harahap, yang juga kabid TK/SD Kab.Tapsel kepada para pendemo berjanji akan memanggil Kasek ‘nakal’ tersebut.

“Saya berjanji sesegera memanggil siapa saja para Kasek yang dianggap menyalahi koridor dalam pelaksanaan kegiatan DAK,” kata Masni menampung aspirasi yang diminta para pendemo.

Puas mendapatkan jawaban dari pihak Disdik, para pengunjukrasa langsung membubarkan diri dengan tertib. Aksi demo ini sempat mendapatkan perhatian serius dari kalangan Pers baik cetak maupun electronik serta masyarakat sekitar . (hih)

POST ARCHIVE: This content is 8 years old. Please, read this content keeping its age in Mind
google Terkait DAK Dijadikan Ajang Bisnis ; Puluhan Masyarakat dan Mahasiswa Tapsel Demo Disdikfacebook Terkait DAK Dijadikan Ajang Bisnis ; Puluhan Masyarakat dan Mahasiswa Tapsel Demo Disdiktwitter Terkait DAK Dijadikan Ajang Bisnis ; Puluhan Masyarakat dan Mahasiswa Tapsel Demo Disdiklinkedin Terkait DAK Dijadikan Ajang Bisnis ; Puluhan Masyarakat dan Mahasiswa Tapsel Demo Disdikemail Terkait DAK Dijadikan Ajang Bisnis ; Puluhan Masyarakat dan Mahasiswa Tapsel Demo Disdikprint Terkait DAK Dijadikan Ajang Bisnis ; Puluhan Masyarakat dan Mahasiswa Tapsel Demo Disdik

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*