Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Alkes – Ba­risan Rakyat Reformasi Tabagsel (BARRET) Unjuk Rasa

Padangsidimpuan,  Puluhan mahasiswa tergabung dalam Ba­risan Rakyat Reformasi Tabagsel (BARRET), meminta DPRD mendesak pe­ne­­gak hukum mengungkap dugaan kasus ko­rup­si Pengadaan Alkes Rp12 M di RSUD Pa­dangsi­dim­puan.

“Kami minta DPRD turut an­dil men­de­sak pihak penegak hu­kum me­ngungkap ka­sus duga­an korupsi Alkes di RSUD Pa­da­ng­­sidimpuan Tahun Angga­ran 20­13-2014, “ ujar massa Barret da­lam aksinya di ha­laman kantor DPRD setempat, Jalan Su­dir­­man, Kamis (23/4).

Pantauan Analisa, massa Barret tiba dihalaman kantor DPRD sekitar pukul 10.40 WIB dengan mengenderai belasan kenderaan roda dua.

“Dugaan korupsi Alkes di­tambah pe­layanan terhadap pasien yang kian hari se­makin buruk, bukti ketidak mampuan dr Ami­ruddin memimpin RSUD Padang­sidim­puan“ imbuh massa.

Menurut kordinator aksi Faisal Siregar, pihak RSUD tidak peka terhadap penderi­ta­an rakyat, dan terkesan terjadi pem­biaran ti­dak memberikan obat dan pelayanan me­dis berkwalitas kepada pasien.

Atas dasar itu, Barret men­desak Ketua DPRD agar melaporkan direktur RSUD ke KPK. “Kami siap mem­be­rikan data akurat, de­mi pem­berantasan korupsi di bumi da­li­han natolu,“ tegasnya.

“Kami juga meminta DPRD mendesak BKD mengungkap jumlah PNS yang me­lakukan kasus pelangaran disiplin selama 2014, serta meminta penjelasan BKD ter­kait tumpang tindih kegiatan dalam APBD Ta­hun Anggaran 2014.

Menanggapi pernyataan si­kap massa, K­etua DPRD Padangsidimpuan Taty Arya­ni Tambunan SH, didampingi sejum­lah ang­gota berjanji segera menindak­lan­ju­ti­nya. (hih)

Baca Juga :  Generasi Muda Masih Perlu Pembinaan

Analisa

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*