Terkait Pemecatan Caleg Terpilih Dari PPP – Arpanul Hakim SPdI : Itu Versi Dia, Saya Nggak Mau Komentar

Palas | Terkait pemecatan caleg terpilih dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Palas, Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Sosa dan Batang Lubu Sutam, Caleg Terpilih Arpanul Hakim Arpanul Hakim, SPdI tidak mau berkomentar banyak, karena menurutnya akan memperkeruh dan membuat panas permasalahan.

“Itu versi dia (Samson Freddy Hasibuan,red). Saya nggak mau mengkomentarinya, karena akan memperpanas masalah,” kata Arpanul Hakim yang dikonfirmasi RAKYAT melalui telepon selelur, Kamis (14/8) kemarin.

Informasi yang dihimpun RAKYAT, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Palas meminta kepada KPU Palas untuk melakukan pergantian caleg terpilih di Dapil 4 kepada Samson Freddy Hasibuan yang merupakan peringkat kedua perolehan suara caleg setelah caleg terpilih Arpanul Hakim.

Dalam hal itu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Pusat sudah merekomendasinya, sesuai surat yang ditujukan kepada KPU Palas dari DPP PPP Pusat yang ditandatangani Wakil Ketua Umum, H. Emron Pangkapi dan Sekretaris Jenderal, Ir. H. M. Romahurmuziy, MT.

Sedangkan informasi dari sekretariat KPU Palas, komisioner KPU akan melakukan rapat pleno terkait pemecatan caleg terpilih oleh DPC PPP Kabupaten Palas yang direncanakan, Kamis (14/8) malam.

Untuk diketahui, pergantian caleg terpilih diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas PKPU Nomor 29 Tahun 2013 Tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum, Perolehan Kursi, Calon Terpilih Dan Penggantian Calon Terpilih Dalam Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota.

Berita sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang PPP Kabupaten Palas, Ir Samson Freddy Hasibuan yang dikonfirmasi, Selasa (12/8) membenarkan isu PPP melakukan pemecatan terhadap Arpanul Hakim sebagai anggota PPP. “Sudah dan rekomendasi telah dikeluarkan DPP,” kata Samson melalui SMS.

Sedangkan Ketua KPU Palas, Syarifuddin Daulay yang dihubungi, Selasa (12/8), mengatakan isu pemecatan adalah memang benar, karena sudah ada pemberitahuannya kepada KPU Palas dari DPC PPP Kabupaten Palas.

Sebutnya, dia belum bisa menjelaskan detail  terkait pemecatan caleg dari PPP tersebut. Sedangkan hubungannya dengan pelantikan caleg terpilih yang akan di gelar pada 18 Agustus 2014 mendatang, dia belum bisa menjelaskan karena masih mengkonsultasikannya ke KPU Propinsi Sumut.

Baca Juga :  Masih Ada Kios Di Palas Yang Jual Pupuk Bersubsidi di Atas HET

“Ini masih berada di Medan, salahsatunya untuk konsultasi terkait pemecatan caleg terpilih. Karena di kabupaten lainpun, hal demikian juga ada terjadi. Mungkin kamis, kita sudah berada di Sibuhuan, disitu akan akan jelaskan semuanya,” kata Syarifuddin Daulay.

Menurut Ketua KPU Palas, pelantikan terhadap caleg terpilih tetap dilakukan, setelah itu ada partai yang melakukan Pergantian Antar Waktu ( PAW) anggota dewan itu merupakan hal yang biasa.

“Apabila suatu partai melakukan PAW terhadap anggotanya  yang sudah dilantik, hal itu biasa,” pungkasnya.

Dimana sebelumnya, KPU Palas sudah menetapkan 30 caleg terpilih dengan peroleh suara terbanyak. Dapil Palas 1, meliputi Kecamatan Barumun dan Kecamatan Barumun Selatan, dengan jumlah 7 kursi. Suara Partai Golkar dan Caleg 5.393 suara, Abdul Hadi Safran Harahap 1.497 suara. Suara PKB dan Caleg 4.568 suara, H Ismail Fahmi Nasution,ST 1.849 suara.   Suara Partai Hanura dan Caleg 4.024 suara,  H Irsan Bakti Harahap 2.364 suara. Suara PPP dan Caleg 3.817 suara, Raja Parlindungan Nst, ST 1.344 suara. Suara Partai Gerindra dan Caleg 3.418 suara, Syaiful Bakhri,SH 1.596 suara. Suara Partai Demokrat dan Caleg 2.229 suara, HM Rido Harahap, SE 1.205 suara. Suara Partai NasDem dan Caleg 1.517 suara, Muhammad Alwi Lubis 576 suara.

Dapil Palas 2, meliputi Kecamatan  Ulu Barumun, Kecamatan Lubuk Barumun dan Kecamatan Sosopan, dengan jumlah 6 kursi. Suara Partai Hanura dan Caleg 4.243 suara, H Tambunan 1.870 suara. Suara PPP dan Caleg 2.929 suara, Abdi Paisal,SH 1.872 suara. Suara Partai Golkar dan Caleg  2.870 suara, Aminuddin Harahap 947 suara. Suara Partai Demokrat dan Caleg 2.584 suara, Ir H Hotman Parimpunan 1.351 suara. Suara PKB dan Caleg 2.521 suara, H Amir Hud Nasution 1.519 suara. Suara PKS dan Caleg 1.936 suara, H Puli Parisan Lubis,LC 1.361 suara.

Dapil Palas 3, meliputi Kecamatan Sihapas Barumun, Kecamatan Aek Nabara, Kecamatan Barumun Tengah dan Kecamatan  Huristak, dengan jumlah 6 kursi. Suara Partai Gerindra dan Caleg 3.792 suara, Sahyuti,SE 1.270 suara. Suara PBB dan Caleg 3.642 suara, Tongku Khalik,SH 1.847 suara. Suara Partai Hanura dan Caleg 3.508, Ali Gusnar Hasibuan 1.329 suara. Suara PKPI dan Caleg 3.142 suara, Baharuddin Daulay 1.569 suara. Suara Partai Golkar dan Caleg 2.944 suara, Amran Pikal Siregar 978 suara. Suara PKB dan Caleg  2.682 suara, Tongku Solah  Hamonangan Daulay 1.475 suara.

Baca Juga :  Polisi Incar Ladang Ganja di Madina

Dapil Palas 4 meliputi Kecamatan Sosa dan Kecamatan Batang Lubu Sutam, jumlah 6 kursi. Suara Partai Golkar dan Caleg 5.725, Mhd Hamidi Pasaribu 1.854 suara. Suara Partai Demokrat dan Caleg 3.722, Irwan,SH 1.289 suara. Suara PPP dan Caleg 3.389 suara, Arpanul Hakim,SPdI. Suara PKB dan Caleg 2.605 suara, Julpan Hadi Hasibuan 937 suara. Suara PAN dan Caleg 1.988 suara, Agus Nst 1.557 suara. Suara PKS dan Caleg 1.902 suara, H Marhan Siregar,SE.

Dapil Palas 5, meliputi Kecamatan  Hutaraja Tinggi, dengan jumlah  5 kursi. Suara PDI P dan Caleg 3.817 suara, Jenti Mutiara 1.317. Suara Partai Hanura dan Caleg 3.682 suara, Rizal Hasonangan Lubis 3.125 suara. Suara Partai Golkar dan Caleg 3.583 suara, H Syahwil Nasution 1.519 suara. Suara Partai Demokrat dan Caleg 3.142 suara, Mhd Dayan Hasibuan 2.496 suara. Suara PAN dan Caleg 2.079 suara, Muhammad Yunus Harahap 1.144 suara.

Dari 30 Caleg terpilih tersebut, 8 Caleg adalah wajah lama. Antara lain, H Fahmi Anwar Nasution,ST, HM Rido Harahap yang merupakan Ketua DPRD Palas, H Amir Hud Nasution, Ir H Hotman Parimpunan, Ali Gusnar Hasibuan, Baharuddin Daulay, Irwan,SH, H Syahwil Nasution.

Penulis: Sahat Gemayel Lubis

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*