Terkait Penimbunan Pupuk dan BBM ; Kejaksaan Padangsidimpuan Tahan Ketua dan Sekretaris Koperasi Kebun Makati

Padangsidimpuan, (Analisa)

logo kejaksaan Terkait Penimbunan Pupuk dan BBM ; Kejaksaan Padangsidimpuan Tahan Ketua dan Sekretaris Koperasi Kebun Makati Kejari Padangsidimpuan menetapkan penahanan terhadap tersangka AHL (37) yang menjabat sebagai Ketua dan BL (34) yang menjabat sebagai sekretaris Koperasi Kebun Makati desa Muara Upu Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Kedua tersangka yang merupakan warga desa Sitinjak Kecamatan Angkola Barat Tapsel ditahan Kejari Padangsidimpuan terkait penimbunan pupuk bersubsidi dan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta pengrusakan pondok milik warga.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padangsidimpuan Indrasyah Johan, SH dalam penjelasanyadi ruang kerjanya, (7/1) membenarkan status penahanan terhadap kedua tersangka Kejari Padangsidimpuan tersebut, berdasarkan surat penetapan penahanan ditandatangani Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padangsidimpuan Indrasyah Johan, SH tertanggal 6 Januari 2010.

Diterangkan, penahanan terhadap tersangka JS guna memudahkan dalam pemeriksaan dan kepentingan penyidikan, yang mana dalam kasus tersebut AHL dan BL yang juga bertugas di Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan diduga keras telah melakukan tindak pidana penimbunan pupuk bersubsidi, BBM dabn pengrusakan pondok milik warga.

Di samping itu kata Indrasyah Johan, penahanan tersebut berhubungan dengan adanya keadaan yang menimbulkan kekhawatiran bahwa tersangka akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana, ” tersangka kini dititipkan di Rumah Tahanan Negara Salambue Padangsidimpuan selama 20 hari, terhitung 6 Januari 2010 s/d 26 Januari 2010, ” ujarnya.

Informasi yang dihimpun Analisa, kasus tersebut berawal dari adanya pengaduan masyarakat ke Polres Tapsel tentang pengrusakan lahan milik warga di desa Muara Upu Kecamatan Muara batang Toru Kabupaten Tapsel pada 9 September 2009 lalu.

Baca Juga :  Terkait Putusan Kasus Penipuan ; MA RI Tolak Kasasi Kejari P.Sidimpuan

Aparat Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) pimpinan AKP Waiman langsung terjun TKP untuk melakukan penyidikan, namun di lapangan, aparat juga menemukan gudang penimbunan pupuk bersubsidi dabn BBM di blok lokasi perkebunan kelapa sawit milik koperasi Makati Jaya diduga tempat penimbunan pupuk dan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.

Dari penemuan tersebut, aparat mengamankan 380 sak (19 ton) pupuk masing-masing 166 sak jenis urea, 75 sak jenis posfat, 139 sak jenis ZA dan 15 drum minyak solar bersubsidi beserta satu unit alat berat jenis beko merk Hitachi Komatsu disita petugas dari lokasi perkebunan tersebut.

“Kedua tersangka di jerat tiga pasal berlapis yakni pengrusakan pondok, penimbunan opupuk bersubsidi dan penimbunan BBM dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara, ” terang Kajari. (ben)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*