Terparah Sejak Sebulan Terakhir, Kabut Asap Gelapkan Madina

Madina – Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, hari ini, diklaim oleh masyarakat setempat sebagai yang terparah sejak sebulan terakhir. Kualitas udara buruk sehingga warga yang beraktivitas di luar rumah terpaksa menggunakan masker.

Warga yang beraktivitas di luar rumah, tampak menggunakan masker. Itu dilakukan agar terhindar dari penyakit yang mungkin ditimbulkan setelah menghirup asap. “Tiap hari kian parah. Sejauh ini, hari ini yang terparah,” ujar Ali Hasibuan, seorang warga, Senin (10/3/2014).

Sepanjang hari ini, suasana di Madina begitu gelap karena cahaya matahari tertutup kabut asap pekat. Jarak pandang juga sangat terbatas antara 100 dan 200 meter. Meski tak berbatasan langsung dengan Riau, letak Kabupaten Madina tak begitu terpaut jauh dari provinsi tersebut.

Warga pun mendesak pemerintah daerah maupun pusat segera mangatasi persoalan kabut asap imbas dari kebarakan hutan dan lahan di sejumlah daerah di Provinsi Riau.
“Terus terang, ini persoalan serius karena tidak hanya mengganggu aktivitas, tapi kesehatan warga juga terancam,” pungkasnya.

Keberadaan kabut asap sudah sangat mengkhawatirkan. Di Pekanbaru, Riau, pemerintah setempat meliburkan aktivitas pendidikan hingga Rabu 12 Maret 2014. Papan indeks pencemaran udara yang terpasang di sejumlah jalan protokol di Pekanbaru menujukkan kualitas udara di kota itu sudah sangat membhayakan. (Ahmad Husein Lubis/Sindo TV/ris)

Baca Juga :  Warga Yang Tidak Diundang Tak Bisa Buat E-KTP
Sumber: Okezone
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*