Tes CPNS, Tapsel Gandeng USU – Bupati Jamin Fair dan Transparan

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Syahrul Martua Pasaribu menegaskan bahwa seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Tapsel 2010 digelar secara transparan dan fair. Pada penerimaan CPNS nantinya, Pemkab juga akan menggandeng Universitas Sumatera Utara (USU).

“Pemkab akan bekerja sama dengan USU sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terbaik Sumut dalam membuat dan memeriksa hasil ujian CPNS. Kawan-kawanlah yang menilai sendiri bagaimana USU. Itulah jawaban bahwa penerimaan CPNS tahun ini berlangsung fair,” kata Bupati Syahrul kepada wartawan usai ziarah di makam pahlawan Simago-Mago, Sipirok, Kabupaten Tapsel, dalam rangka memperingati hari Pahlawan 10 Nopember, Rabu (10/11) siang.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tapsel, Drs Aswad Daulay MH mengatakan hingga saat ini pihaknya belum ada menerima penetapan rincian formasi CPNS Tapsel 2010 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN & RB). “Belum ada kita terima. Kemungkinan hari Senin (15/11),” ujar Aswad, Rabu (10/11)..

Sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Tapsel H Aldinz Rapolo Siregar menegaskan, secara final, total kuota CPNS Tapsel tahun 2010 sebanyak 229 orang. Namun, rincian setiap formasinya belum final dari MenPAN & RB baik untuk tenaga kependidikan, tenaga medis, dan tenaga tekhnis lainnya. Wabup juga mengatakan, Pemkab Tapsel tetap akan bekerja sama dengan USU dalam penerimaan CPNS tahun ini, dengan alasan USU adalah salah satu PTN terbaik Sumut, dan kebanggaan Sumut. Wabup juga mengungkapkan, penerimaan CPNS tahun 2010 ini digelar transparan dan bebas dari segala intrik permainan.

Baca Juga :  Tuntutan Pedagang Dikabulkan

“Kita bekerja sama dengan PTN yang terbaik dan siap untuk transparan, seperti seleksi penerimaan CPNS tahun-tahun sebelumnya,” tegas Rapolo.

Sedangkan penerimaan berkas adminsitrasi pelamar CPNS nantinya apakah akan bekerja sama dengan kantor pos atau tidak, Kepala BKD Aswad beberapa waktu lalu mengaku, belum bisa memastikan. Sebab, pihaknya masih menunggu jadwal seleksi penerimaan CPNS dan penetapan rincian formasi CPNS dari MenPAN. Setelah rincian formasi diterima Pemkab bersama jadwal seleksi penerimaan CPNS nantinya, tim akan rapat terlebih dahulu membahasnya, untuk kemudian barulah bisa diketahui.

Tapi intinya, bagaimanapun tekhnis penerimaan berkas lamaran pelamar CPNS nantinya, itu semua dilakukan untuk memudahkan proses pendaftaran CPNS.

Formasi CPNS Sumut Sudah Ditetapkan

Kemenpan & RB sudah menyetujui rincian jabatan untuk formasi CPNS di seluruh daerah. Untuk formasi CPNS Pemprov Sumut dan Pemkab/Pemko se-Sumut, surat penetapannya sudah diserahkan langsung ke Kepala Bidang Pengadaan dan Pembinaan BKD Provinsi Sumut, Pandapotan Siregar, Selasa (9/11) lalu.

“Untuk Sumut sudah diambil Pak Pandapotan, kemarin (Selasa, red),” ujar Asisten Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemenpan & RB, Kuniyati kepada koran ini kemarin petang. Dikatakan Kuniyati, Pandapotan datang langsung ke Kantor Kemenpan & RB, sekaligus mengambilkan penetapan formasi untuk seluruh kabupaten/kota se-Sumut. Sebelumnya, Kuniyati menjelaskan, setelah rincian jabatan formasi CPNS ini disetujui dan ditetapkan, maka tahapan selanjutnya adalah pendaftaran seleksi CPNS. Diharapkan pelaksanaan tes dilakukan serentak dalam satu provinsi dan mengenai jadwalnya, diserahkan kepada masing-masing provinsi.

Baca Juga :  Asian Games XVI - Suryo Gagal, Pupuslah Medali Lari 100 M

Dengan selesainya penetapan rincian jabatan ini, maka agenda yang sudah disusun Kemenpan & RB tidak meleset. Pada pekan lalu, usulan rincian jabatan dari seluruh daerah sudah masuk ke pusat, yang dilanjutkan dengan proses pengadministrasian sebelum diserahkan ke masing-masing BKD.

Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN & RB Ramli Naibaho pekan lalu mengatakan, pihaknya berharap jadwal penerimaan seleksi CPNS akhir November. “Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar sehingga jadwal penerimaan seleksi CPNS tidak bergeser dan sesuai jadwal yang ditetapkan akhir November,” ungkapnya pekan lalu. Meski telah menetapkan akhir November seleksi CPNS dibuka, namun Ramli menegaskan, semua keputusan diserahkan ke Pemda. Pemerintah pusat hanya meminta agar penerimaan CPNS daerah dilakukan serentak untuk menghindari double pelamar. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*