Becak Vespa Sidimpuan

Berbagai penampilan becak sidempuan yang dari dulu hingga sekarang masih setia mengantarkan siapa saja, kemana saja di sidempuan. banyak perubahan dari becak ini dari dulu sampai sekarang. mulai dari becak dayung sampai becak “Kawin Lari”, namun yang paling digemari sampai saat ini adalah model becak Vespa.

walau terkadang hanya muat 2 orang dan sesak didalamnya, namun becak inilah salah satu yang paling dirindukan oleh orang rantau dan sangat ingin dinaiki bila pulang kampung….

Sumber: http://vezosx-garden.blogspot.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

8 Komentar

  1. minta infonya dong…
    klo sekarang (tahun 2015) biaya untuk merakit/membuat becaknya berapa ya?
    atau klo ada yg jual harganya berapa?
    Terima kasih

  2. Botul dei sasakali do mulak, bagi2 rezekilah. Nalojaan do da na marbecak i, pilihan terakhir dei, anggo adong usaha na asing nanggo jadi parbecak i. Pengalaman najolo sebelum mangaratto madung jungada do manarik becak satonga taon

  3. Olo botul dei juntak,sadia ma pola i botipe na sasakali do,tai sugari pade2 ma abang beca i mandokkon ongkos na,ulang sanga mangogari nian hahahaha…..malungun au mulak

  4. Alah sadia ma pola i lae sormin ….
    gorarna pe pangaratto na Pulkam ….
    pukul rata ma 10.000 jauh dekat inda pola i ….

    Harana sakali sataon pe belum tentu mulak
    itung itung mengurangi kemiskinan madah …
    Padahal iba sandiri pe mangan so mangan do di pangarattoan on … wkwkwkwk …

  5. Yup….
    begitulah nasib parbeca on. Dihina, di hujat, dianggap remeh, kalo ada yang tabrakan dgn beca, apapun ceritanya, pasti si abg beca yang salah.. namanya juga rakyat kecil.. gak punya power.. gak punya pengaruh.. dibandingkan dgn mobil atau kereta (sepeda motor) yg nabrak yang mgkin adalah sopir walikota, sopir kepala sekolah, atau bahkan hanya sekedar sopir pribadi pedagang di besmen pasar sangkumpal dongan.

    Tapi bgmnapun, profesi parbecak adalah pekerjaan yg sangat digemari oleh para pencari kerja yang sudah memasukkan lamaran disana sini namun tak kunjung jg diterima.

    dengan modal minim, rumah mungil, jaket lusuh, helm pecah2, kaca bak beca yang ditempel selotip/isolasi, mereka mencari nafkah dijalan. Yah lebih baik daripada menganggur, memalak orang, jadi pareman, jadi calo angkot…

    Hidup parbeca.. HORAS BAH !!!

  6. Becak ini menjadi salah satu Jenis Becak yang sangat populer di Tanah Air ini, Sayangnya Para tukang Becak sering memperlakukan Penumpang yang hendak menikmati transportasi becak dengan menentukan Harga diluar dugaan penumpang. Misalkan dari Padangmatinggi sampai ke Pasar, jika tukang becak mengetahui penumpang tersebut perantau maka siap-siaplah mengantisipasi Tarif diluar dugaan, bahkan bisa 2 s/d 3 kali lipat dari normal. Terus dari Terminal-terminal ke menuju Kota/Pusat kota, juga demikian.

    Jadi alangkah hal ini perlu disikapi para Pemda dan Dept Perhubungan Kota Padangsidempuan kalau hendak ingin membuat Kota Padangsidempuan nyaman dan tentram bagi pengunjung/pendatang ke Kota ini, terutama para Perantau yang rindu akan nikmatnya naik beca.

    Harusnya tarif-tarif resmi itu ada sehingga para Penumpang yang baru datang ke kota ini tidak dirugikan oleh Tukang Beca yang Nakal dengan menaikkan tarif sesukanya saja.

    Horas…
    fs

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*