THR Buruh di Tapsel Wajib Di Bayarkan

Menteri Tenaga Kerja dalam Surat Edarannya No.7/MEN/VI/2015 tentang Pembayaran Tunjangan Hari Raya Keagamaan dan Imbauan Mudik Lebaran Bersama, mengimbau para pengusaha agar membayar THR bagi karyawannya minimal pada H-7 Idul Fitri.

Surat edaran tertanggal 3 Juni 2015 tentang pembayaran THR dan Mudik Lebaran itu ditujukan kepada para gubernur dan para bupati dan wali kota di seluruh Indonesia.

“Surat Edaran Menaker tersebut menegaskan bahwa pembayaran THR merupakan kewajiban pengusaha kepada pekerja/buruh. Pembayaran THR ini wajib dilaksanakan secara konsisten dan tepat waktu sesuai peraturan agar tercipta suasana hubungan kerja yang harmonis dan kondusif di tempat kerja,” katanya.

menurut ketua POSPERA TAPSEL, Sabar M Sitompul ,pemberian THR bagi pekerja/buruh sudah merupakan tradisi sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan pekerja/buruh dan keluarganya dalam merayakan hari raya keagamaan.

Pembayaran THR harus dilaksanakan sesuai ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.PER.04/MEN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan.

Dalam regulasi memang pembayaran THR dilakukan paling lambat H-7, namun Menaker minta agar pembayaran THR dilakukan maksimal dua minggu (H-14) sebelum Lebaran.

Dalam peraturan tersebut juga disebutkan bahwa pekerja yang memiliki masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, berhak menerima THR sebesar 1 bulan gaji.

Sementara pekerja yang memiliki masa kerja 3 bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan menerima THR secara proporsional.

Baca Juga :  Polres Tapsel Ungkap Kasus Pembunuhan Marlina Br Zebua di Paluta

Ia mengatakan selama setahun terakhir ini, warga NTT yang bekerja di sektor pertanian sebanyak 1.519.547 orang (65,04 persen), sektor jasa kemasyarakatan 269.578 orang (11,54 persen), dan sektor perdagangan 198.998 orang (8,52 persen).,apapun alasanya perusahan yg ada di kabupaten tapsel harus segera merealisasikan THR buruh ,karena mekanismenya sudah diatur dalam uu yaitu Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.PER.04/MEN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan.


POSPERA TAPSEL

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*