Tiga Pengusaha Nasional Akuisisi 70 Persen Saham Inter Milan

Erick Thohir

MILAN, KOMPAS.com – Erick Thohir tak sendiri dalam mengakuisisi 70 persen saham Inter Milan. Selain Thohir, ada dua nama pengusaha Indonesia terkemuka yakni yakni Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo. Mereka tergabung dalam International Sports Capital.

Mereka nantinya bersama keluarga Massimo Moratti akan bekerja sama untuk membuat masa depan Inter yang lebih cerah lagi di Italia, Eropa dan dunia. Hal ini sesuai dengan filosofi klub sejak pendiriannya di tahun 1908 yaitu “brothers of the world.”

“Saya yakin sejarah Inter akan semakin kaya ke depannya di musim yang akan datang dengan adanya mitra dari Indonesia yang saya yakin akan banyak memberikan kontribusi positif. Yang paling saya suka dengan rekan baru kami ini adalah antusiasme yang tinggi untuk mengembangkan Inter dan pragmatisme bisnis yang saya yakin akan menjadi nilai tambah bagi masa depan Inter,” kata Presiden Inter, Massimo Moratti, dalam rilis yang dikirimkan Thohir kepada Kompas.com, Selasa (15/10/2013) malam.

“Saya berharap Erick, Rosan dan Handy bisa menambah jumlah kemenangan Inter sambil terus memenuhi aspirasi dari semua pendukung Inter. Keluarga kami akan terus mendampingi Erick, Rosan dan Handy bermodalkan ikatan emosional yang tidak akan pudar dengan klub ini dan semua pendukung Inter di seluruh dunia,” tambah Moratti

Berdiri sejak tahun 1908, nama dan brand Inter mendunia sebagai klub sepak bola elite dengan torehan 18 kali menjuarai Liga Italia, tiga kali menjuarai Liga Champion, ditambah dua kali Piala Intercontinental dan sekali menjuarai FIFA Club World Cup.

Baca Juga :  Ini data warga tewas korban longsor di Padang Sidimpuan

Inter adalah satu-satunya klub Italia yang tidak pernah mengalami degradasi dari Serie A selama 105 tahun sejak didirikan. Inter juga telah menjadi brand olahraga terkemuka dengan 20 juta penggemar (fans) di Eropa yang diperkirakan mencapai 160 juta fans di seluruh dunia.

Setelah membawa Inter memenangkan rekor “Treble” – memenangkan tiga juara di tahun yang bersamaan (Piala Serie A, Liga Champion dan FIFA Club World Cup), ditambah juara Italia dalam empat tahun berturut-turut, keluarga Moratti memutuskan untuk mengembangkan Inter dengan mengundang mitra internasional.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*