Tiga Truck Kayu Asal Rokan Hilir di Stop di Sibuhuan

Truck yang membawa kayu log saat di stop di Sibuhuan

SIBUHUAN –  Tiga truck kayu bulat  jenis Meranti asal Ujung Batu Rokan, Kab. Rokan Hilir, Riau di berhentikan saat melintas di Jalan Baginda Suoduon, persis disamping Lapangan Maduma Sibuhuan, Kec. Barumun, Kab. Pandang Lawas (Palas), Sumatera Utara. Mobil dengan tujuan Kisaran tersebut dijegat oleh Gabungan Masyarakat, Rabu (16/9/2015) sekitar jam 17,150 wib.

Pantauan Wartawan, saat ketiga truck dengan nomor polisi B 9049 UU, BK 8207 WA dan BK 8217 XW diberhentikan, terlihat dilokasi keberadaan petugas Dinas Perhubungan Palas karena berpapasan dengan lokasi tempat pengutipan retribusi, Polisi Kehutanan, gabungan organisasi masyarakat dan kepemudaan juga LSM serta Polisi dari Mapolsek Barumun.

Saat diminta informasi, ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Kab. Palas, Sutan S. Harapan melalui sekretaris M. Edi Rz mengatakan, hingga truck tersebut distop, kayu bulat yang dibawa oleh tiga truck itu belum ada kejanggalan karena dilengkapi dokumen berupa Faktur Kayu Bulat. Namun yang disayangkan, ketiga truck pembawa kayu tersebut tidak memiliki surat-surat yang lengkap, hingga akhirnya sopir truck dibawa ke Mapolsek Barumun untuk dimintai keterangan,” ujar Edi

Edi menambahkan, jikapun ada pelanggaran tentang Log tersebut, yang mengerti dan mempunyai wewenang adalah Dinas Kehutanan. “Kita tunggu saja proses dari Dishutbun Palas, kalau ada hal yang menyalahi, diminta kepada Dishutbun supaya lebih terbuka. Kalau illegal, Itukan merupakan extraordinary crime yang setara dengan Korupsi dan Narkoba, kita ikuti saja lah dulu” tegasnya

Baca Juga :  17 Agustus, 379 Napi Dapat Remisi di Tabagsel

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada hasil konfirmasi dari pihak kepolisian karena masih menjalani pemeriksaan terhadap sopir truck.

Truck yang membawa kayu log saat di stop di Sibuhuan

(?MS-40?) – Tasosa

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*