Tim 18 Harus Awasi Realisasi PNPM di Sipirok

Jumat, 20 November 2009 – www.metrosiantar.com

SIPIROK-METRO; Realisasi pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) yang bertujuan membangun berbagai infrastruktur di desa perlu mendapat pengawasan atau pemantauan masyarakat agar berjalan baik dan lancar sesuai dengan mekanisme PNPM yaitu partisipatif dan tranparansi.

Hal ini dikatakan Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) PNPM-MP 2009 Kecamatan Sipirok, Lauddin Siregar SH pada METRO Kamis (19/11) kemarin di sela sela pelatihan Tim Pengawas/Pemantau dari desa yang didanai PNPM-MP 2009 Kecamatan Sipirok Tahun Anggaran (TA) 2009 di balai Desa Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel.

Tim pengawas atau pemantau kata Lauddin yang biasa disebut tim 18 sangat berperan dalam realisasi pelaksanaan PNPM di desa sebagai pengontrol. “Tim 18 yang mengikuti latihan ini nantinya berfungsi mengontrol kinerja pelaku kegiatan di desa agar kegiaan sesuai dengan harapan dan tujuan yang disepakati,” katanya.

Sementara sekretaris Unit Pengelola Kegiatan (UPK), Zainal Abidin Simbolon yang bertindak sebagai salahseorang tutor dalam pelatihan pada METRO mengatakan, agar benar-benar melaksanakan pengawasan sesuai dengan aturan pelaksanaan dengan mengacu pada prinsip PNPM. “Sebagai tim yang bertugas mengawasi dan memonitoring pelaksanaan kegiatan PNPM di desa tentunya mereka harus lebih dahulu memahami konsepsi dasar dan latar belakang dan tujuan dari PNPM,” tuturnya. Hal senada dikatakan Fasilitator Tekhnik (FK), Ir Dirman Simatupang bahwa pelatihan tim pemantau atau pengawas dalam pelaksanaan kegiatan yang didanai dari PNPM sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca Juga :  Jalan Lintas Pantai Barat Rawan Longsor

Sementara UPK lainnya, Syarifuddin Siregar pada METRO menyebutkan pelaksanaan pelatihan Tim 18 (Pemantau/Pengawas) yang direncanakan berlangsung selama dua hari tersebut merupakan salah satu tahapan dalam pelaksanaan PNPM. “Pelaksanaan pelatihan merupakan salah satu tahapan PNPM, peserta kali ini berjumlah 48 orang yang merupakan utusan 8 orang dari masing-masing desa yang di danai PNPM-MP 2009, namun di hari kedua (Kamis 19/11 dan Jum’at 20/11, red) akan di hadiri tim teknis 1 orang perdesa,” pungkasnya.

Adapun desa yang menerima dana Bantuan Langsung Masyarakat melalui PNPM-MP 2009 Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapsel adalah Desa Luat Lombang, Desa Bagas Lombang, Kelurahan Bunga Bondar, Desa Barnang Koling, Desa Simaninggir, Desa Batang Miha. (ran)

PostLink: https://apakabarsidimpuan.com/2009/11/tim-18-harus-awasi-realisasi-pnpm-di-sipirok/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*