Tim Berpita Hijau di Cikeusik Bertugas Arahkan Massa

Petugas kepolisian menyisir bagian dalam lokasi kejadian pascapenyerangan terhadap warga yang diduga menganut aliran Ahmadiyah di desa Umbulan, Kec Cikeusik, Pandeglang, Banten, Senin (7/2). Sejak 2010, Tempo mencatat ada 15 kasus kekerasan menimpa jamaah Ahmadiyah. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO Interaktif, Jakarta – Kesimpulan sementara dari penyelidikan awal Komisi Nasional Hak Asasi Manusia tentang kejadian penyerangan jemaat Ahmadiyah di desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik,kabupaten Pandeglang, Banten, penyerangan sudah direncanakan.

“Kelompok yang mengenakan pita hijau, mengarahkan massa,’ ujar Wakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Yosep Adi Prasetyo ketika dihubungi Ahad (13/2)

Berdasarkan rekaman penyerangan warga Ahmadiyah yang sudah diserahkan, Komisi menemukan ada tiga kelompok yang berciri khusus di tempat kejadian. Kelompok tersebut bertanda dengan pita hijau, pita biru (massa yang diarahkan) dan tak berpita (massa campuran). Kelompok pita hijau, Ia menambahkan, terlihat bertugas seperti komando lapangan. “Mereka (pita hijau), yang menugaskan pemberian serangan ke arah mana,” ungkapnya.

Penyerangan pada Sabtu pagi di Cikeusik, menurut Stanley — begitu Yosep  biasa disapa–, dilakukan dengan membagi koordinasi massa.  Pembagian itu, kemungkinan di tempat kejadian perkara. “Kami masih mempelajari lagi, tidak boleh percaya data kasat mata saja (rekaman),” papar dia.

Rekaman penyerangan warga Ahmadiyah di Cikeusik, beredar luas di jaring sosial youtube.com. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas kelompok penyerang jamaah ahmadiyah, mempunyai ciri khusus dengan pita biru dan pita hijau.Komisi membentuk tim khusus untuk mengungkap serangan yang merenggut tiga nyawa warga Ahmadiyah tersebut.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Dana Sertifikasi Telat Cair - Mendikbud Gelar Evaluasi Besar-besaran

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*