Tim Gabungan Polda Jateng Tangkap 33 “Hacker” Asal Tiongkok

SEMARANG,  Tim gabungan Reskrim Mabes Polri, Polda Jateng dan Kepolisian Tiongkok menggerebek sebuah rumah di Jalan Papandayan, Gajah Mungkur, Sabtu (19/07/2010). Dari dalam rumah tersebut tim gabungan menahan 33 orang warga Tiongkok dan Taiwan, empat di antaranya perempuan.

Seorang sumber dari kepolisian menjelaskan, puluhan orang tersebut diduga kuat adalah para peretas yang termasuk komplotan pelaku penipuan lewat internet. Mereka ini diduga mengincar warga keturunan Tionghoa sebagai korbannya.

Di rumah dua lantai itu terdapat sekitar enam kamar. Ruang tamu rumah tersebut juga dijadikan kamar. Polisi menyita sejumlah laptop. “Dugaan sementara mereka adalah hacker,” ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono.

Saat ini, polisi tengah memeriksa 33 orang yang dtangkap dari dalam rumah mewah tersebut. Satu orang di antara mereka adalah warga negara Indonesia asal Medan bernama Hendra.

“Ada satu warga negara Indonesia, dia yang menyewa rumah ini. Pemilik rumahnya bernama Vincent Johan,” ujar seorang anggota Polda Jateng saat ditemui Tribun Jateng di lokasi.

Polisi mengatakan, ke-33 orang ini diketahui telah menetap di rumah yang berjarak hanya 30 meter dari markas Koramil Gajah Mungkur sejak dua bulan yang lalu.

“Informasi awalnya mereka tidak datang bersamaan, mereka datang bergelombang, lima orang, lalu menyusul lagi lima orang. Yang menjemput di Jakarta ya Hendra,” ujarnya.

Baca Juga :  Sulawesi Utara cermin kerukunan umat beragama Indonesia

Hasil pantauan Tribun Jateng di lokasi, meteran listrik rumah berlantai dua tersebut tertulis nama Vincent Johan. Selain itu, di teras rumah juga terdapat dua kamera CCTV./KOMPAS.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*