Tim Pengawas LPG di Palas akan Dibentuk

Bentuk Tim Pengawas Kabid Perdagangan Diskoperindag Palas Drs Dingin Rambe memberikan keterangan pers, terkait rencana Pemkab Palas membentuk Tim Pengawas untuk penertiban penjualan LPG tabung 3 kg oleh pihak pangkalan, yang selama ini dijual masih di atas HET sesuai SK Bupati Palas. (medanbisnis/maulana syafii)

Palas. Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Pemkab Palas) akan membentuk tim pengawas peredaran dan pendistribusian LPG 3 kg. Sebab, masih banyak banyak pihak pangkalan yang belum mengindahkan SK Bupati Palas Nomor: 188.44/284/KPTS/2015, tanggal 16 Juli 2015 tentang penetapatan harga eceran tertinggi (HET) liquefied petroleum gas (LPG) tabung 3 kilogram.

Seperti diketahui, dalam surat keputusan (SK) Bupati Palas itu jelas disebutkan, HET LPG 3 kg di tingkat agen untuk daerah 9 kecamatan, yakni Barumun, Ulu Barumun, Lubuk Barumun, Barsel, Barteng, Huristak, Akbar, Sihapas Barumun dan Kecamatan Sosopan sebesar Rp 16.500/tabungdan di tingkat pangkalan sebesar Rp 18.500/tabung.

Sedangkan untuk daerah 3 kecamatan lagi, yakni Kecamatan Sosa, Huragi dan Balutam, HET LPG 3 kg di tingkat agen sebesar Rp 17.000/tabung dan di tingkat pangkalan Rp 19.000/tabung. Namun, sangat disayangkan kenyataannya di lapangan harga beli gas LPG masih tinggi dan cenderung kesannya masih mencekik leher masyarakat.

Pantauan MedanBisnis, harga beli masyarakat di daerah Palas akan komoditas subsidi dari pemerintah ini berkisar Rp 22.000/tabung hingga Rp 25.000/tabung.

Baca Juga :  Masalah Pemindahan Ibu kota Kab. TAPSEL - IKAPSI, FOR WASH dan LP2TS Akan Unjuk Rasa Di Gedung DPRRI Jakarta Kamis 15 Maret 2012

Lewat Kabid Perdagangan Drs Dingin Rambe, Kepala Diskoperindag Palas Drs H Khoiruddin Harahap, kepada MedanBisnis, kemarin, mengatakan, SK Bupati Palas terkait HET LPG 3 kg itu, belum sempat disosialisasikan kepada para agen dan pangkalan yang ada di daerah ini lewat pertemuan khusus, karena persoalan minimnya anggaran.

“Tapi, Diskoperindag Palas lewat surat bernomor : 510/553/VIII/2015 tanggal 31 agustus 2015, sudah menyurati para agen dan pangkalan gas LPG 3 kg, perihal HET LPG tabung 3 kg di Kabupaten Palas. Suratnya ditanda tangani Kepala Diskoperindag Palas dan sudah ditembuskan ke Bupati Palas sebagai laporan,” jelasnya

Senada, Kasubbag Perekonomian Setdakab Palas Muhammad Idrisman Mendefa dengan tegas menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera membentuk tim pengawasan dan monitoring terkait pelaksanaan SK Bupati Palas tentang HET LPG tabung 3 kg di Palas.

“Kita akan segera kordinasikan dengan SKPD terkait untuk membentuk tim pengawasan dan monitoring terkait masih ditemukannya pangkalan yang menjual gas LPG tabung 3 kg di atas HET,” pungkasnya.


MedanBisnis – (maulana syafii)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*