Timnas U-17 Harumkan Indonesia

Tim nasional Indonesia U-17 akhirnya tampil sebagai juara HKFA International Youth Football Invitation Tournament 2012. Pada partai terakhir, Minggu (29/1/2012), mereka mengalahkan Singapura 3-1.

KOMPAS.com – Sempat diragukan karena persiapan yang minim, Timnas U-17 Indonesia justru tampil mengejutkan dan tampil sebagai juara ajang HKFA International Youth Football Invitation Tournament 2012. Pada partai terakhir, Minggu (29/1/2012), timnas U-17 berhasil menekuk Singapura 3-1.

Kemenangan ini makin sempurna karena pasukan Indra Syafri tersebut mampu menyapu bersih tiga laga yang dijalani. Sebelumnya, Indra Kelana dkk berhasil menekuk Hongkong dengan skor 1-0 dan Makau dengan skor 4-1.

Tiga gol kemenangan pasukan “Garuda Muda” ke gawang Singapura dicetak oleh Sabeq Fahmi pada menit ke-55 dan 59, dan Evan Dimas Darmono dari titik putih di menit ke-69. Sementara gol hiburan Singapura dilesakkan M Hasyim Faiz pada menit ke-36.

“Sangat menggembirakan. Semoga saja ini awal dari kebangkitan sepak bola nasional. Hal ini pun semakin menegaskan, bahwa program pembentukan skuad timnas secara berlapis sudah wajib dilakukan,” ujar Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, mengomentari sukses Timnas U-17 meraih gelar di Hong Kong.

Djohar pun berharap pemain muda yang masih berada di luar timnas bisa terpantau di masa depan. Sebab, tambahnya, Timnas U-17 ini akan terus dibina.

“Paling tidak terjadi tambal sulam, demi menyiapkan pemain timnas secara berjenjang,” tutur Djohar.

Pelatih Timnas U-17 Indra Syafri mengaku cukup puas atas hasil yang dicapai anak asuhnya. Meski waktu persiapan cukup mepet, tapi bisa memberikan kebanggaan dengan membawa pulang gelar juara.

Baca Juga :  Masyarakat Marancar Sepakat Akses Pembukaan PLTA

Syafri lantas menyatakan, keputusannya untuk mengistirahatkan lima pemain inti di laga terakhir hampir membuat Indonesia gagal juara. Indonesia sempat tertinggal 0-1 lebih dulu hingga jeda. Beruntung mental pasukannya tidak jatuh dan tetap tampil fight untuk mengharumkan nama bangsa.

“Keputusan yang nyaris membuyarkan kami juara memang,” ujarnya.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*