Badan Eksekutif Mahasiswa UMTS; Tindak PNS Berkeliaran di Jam Kerja…!

Selasa, 22 Desember 2009 . www.metrosiantar.com

Tindak PNS Berkeliaran di Jam Kerja

SIDIMPUAN-METRO; Sekitar 40-an mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) menggelar aksi unjuk rasa damai ke kantor Wali Kota Padangsidimpuan (Psp) Senin (21/12) kemarin. Kedatangan mereka menuntut Wali Kota, Drs Zulkarnaen Nasution MM menindak tegas oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang korupsi waktu atau yang berkeliaran di waktu jam kerja.

Mahasiswa yang dikoordinir Wakil Presiden dan Sekjen BEM UMTS, M Soleh Harahap dan Ongku Fauzi usai berdemo dipersilahkan masuk ke pelataran parkir dikawal ketat oleh petugas Polresta Psp dan Satpol PP Psp diterima oleh Asisten I Pemko Psp, Rahuddin Harahap SH mewakili Wali Kota Psp.

Para pengunjuk rasa dalam statmennya menyebutkan dalam inplementasi penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Kota Psp adalah tanggungjawab besar Pemko Psp, tidak boleh menyimpang dari kaidah-kaidah yang telah digariskan. Namun demikian, ungkap para mahasiswa, dalam perkembangannya, pembangunan berbagai bidang implikasi terhadap perilaku penyelenggaraan pemerintah dalam hal ini PNS yang merupakan erosi kepercayaan.

“Penyelenggaraan pemerintah mempunyai peranan penting dalam korelasi ketatanegaraan. Hal ini tersirat dalam pembukaan UUD tahun 1945 yang menyatakan antara lain bahwa tujuan dibentuknya pemerintah untuk memajukan kesejahteraan umum dan ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkap para mahasiswa.

Ditegaskan para mahasiswa, berdasarkan analogi tersebut, maka pihaknya dari BEM UMTS menyatakan sikap yaitu meminta kepada Wali Kota Psp menindak tegas oknum PNS yang berkeliaran di waktu jam kerja atau korupsi waktu, mengawasi kinerja aparatur pemerintah di Kota Psp, mengintruksikan dinas terkait dalam hal membuat agenda razia mingguan terhadap oknum PNS yang berkeliaran di waktu jam kerja, menghimbau kepada seluruh SKPD di wilayah Pemko Psp agar bekerja semaksimal mungkin dalam memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya di wilayah Kota Psp, dan mengimbau kepada seluruh SKPD di wilayah Pemko Psp untuk meningkatkan pelayanan publik.

Baca Juga :  Pemko Padangsidimpuan Tak Rekrut CPNS Jalur Umum

Wali Kota Psp diwakili Asisten I, Rahuddin Harahap menyebutkan, disiplin PNS sudah menjadi perhatian yang serius bagi Pemko Psp dalam melaksanakan pembinaan aparaturnya dan akan menyampaikan aspirasi para mahasiswa ke Wali Kota Psp. (neo)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. Mahasiswa ku UMTS kenapa sih duduk di perguruan tinggi…tapi berpikir masih SMA sih….bukannnya andil dalam pembangunan TABAGSEL malah membuat kerjaan yg kurang berani,,,,di bayar siapa sih demonya???????? kalo berani!!!!!ungkap tuh kasus korupsi nya.. bukannya pegawai yg berkeliaran yg di buat demo…harusnya mahasiswa itu lebih aktulisme…bantu masyarakat bawah dong kawal tu APBD 2010 & jangan ikut2an makan APBD…aku doain mahasiswa UMTS pinter2 semua..amin….kuliah yg benar urus rumah tangga sendiri dulu lah bagusin tu citra kampus mu jangan sampai di jengkal orang…..SELAMAT BERJUANG

  2. Weleh2.. Klo mahasiswa2 itu pasti udah tau apa kerjanya PNS kantoran itu.

    Yaa cuma: Apel pagi datang, teken absen, pulang.. trus apel sore datang lagi trus plg lagi.. Dah jadi rahasia umum boss..

    Tapi coba ntar mahasiswa2 tsb dah diwisuda lalu berkesempatan jadi PNS, pasti perbuatan PNS senior2nya itupun ditiru pula. Emanglah kurang kerjaan mahasiswa2 ini. Cuma pengen masuk berita www.apakabarsidimpuan.com ya ndak… Dasar mahasiswa kampungan. Balik aja ke kampung kau..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*