Tindak Truk Kayu Over Tonase

SIBUHUAN – Pemkab Padang Lawas diminta menindak tegas truk pengangkut kayu over tonase yang melintasi jalan kabupaten yang menjadi sarana vital bagi masyarakat Desa Marenu, Kecamatan Aek Nabara, Barumun yang kini sudah mulai hancur.

Ketua Fraksi Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Padanglawas Bakharuddin Daulay kepada wartawan, mengaku kecewa dengan kinerja Pemkab Padang Lawas yang terkesan kurang peduli dengan persoalan dan jeritan masyarakat.

Seperti tidak adanya tindakan terhadap truk pengangkut kayu over tonase yang melintas di sepanjang jalan kabupaten di Marenu, Kecamamatan Aek Nabara Barumun, sehingga kini telah mulai rusak.

“Padahal kita sudah melakukan kesepakatan dengan Dinas Perhubungan Palas tertanggal 13 Juni l.alu,dimana poin-poin pada rapat dengar pendapat dengan masyarakat di wilayah Marenu tersebut, agar kenderaan yang melintas maksimal muatan beserta berat kendaraan hanya 8 ton, sementara kenyataannya hingga saat ini diduga truk pengangkut kayu melintas di atas 15 ton,” katanya.

Sedang jalan itu merupakan sarana transportasi yang sangat vital bagi masyarakat Marenu, Gulangan Manggu dan Aek Bonban, sekarang kondisi jalan di wilayah tersebut semakin hancur. Apalagi jembatan Marenu yang baru saja direhab kini makin rusak, jika tidak ada tindakan  tegas Pemkab diperkirakan usia jembatan itu tidak akan lama akan rusak dan ambruk.

Waspada.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Aspekindo Pertanyakan Dasar Dinas PU Madina Mengundang Rekanan Untuk Membagi PL

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*