Tip dari Rudy Hartono untuk Tim Thomas-Uber

TEMPO.CO, Jakarta – Legenda bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono, menyatakan tim bulu tangkis Indonesia harus bisa menyusun strategi yang tepat jika ingin membawa pulang piala dalam turnamen beregu Piala Thomas-Uber. Selain jeli dalam menempatkan pemain tunggal, pelatih juga harus menyiapkan kondisi mental para pemain. (Baca pula: Rudi Hartono: Penempatan Pemain Harus Tepat)

Jika pemain pertama telah berhasil meraih poin, pemain kedua juga dituntut untuk menang. Dalam kondisi seperti itulah, kekuatan mental pemain yang bakal berbicara. Menurut Rudy, salah satu hal yang bisa membantu mengurangi beban bertanding adalah melakukan simulasi pertandingan.

“Pelatih dan pemain pun harus intens menjalani komunikasi dan memotivasi pemain secara positif,” kata Rudy kepada Tempo, Kamis, 1 Mei 2014.

Mengamati calon lawan Indonesia di Grup A Piala Thomas, semestinya Tommy Sugiarto dan kawan-kawan bisa melenggang mulus (baca pula: Simon Berharap Mengulang Prestasi di Piala Thomas). Dibandingkan dengan Singapura dan Nigeria, Rudy mengatakan, Thailand bakal menjadi penghalang terbesar (baca pula: Piala Thomas, Indonesia Satu Grup dengan Thailand). “Tunggal mereka cukup bagus,” ucapnya. Sedangkan di Grup B tim Uber, dibandingkan dengan Australia dan Singapura, Korea Selatan akan menjadi rival terberat Indonesia.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Indonesia dan Arab Saudi Kerja Sama Pengembangan UKM

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*