Titik Rawan Jalinsum Madina Dipasang Rambu Lalin

MADINA – Untuk mengurangi dan menghindari kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) terutama di daerah rawan lakalantas, Pemkab Madina memasang rambu-rambu di beberapa titik rawan di sepanjang jalinsum.

Disampaikan Bupati Madina, HM Hidayat Batubara melalui Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Harlan Batubara SH dalam menyambut arus mudik lebaran tahun 2011, Dishub Madina melakukan upaya menghindari dan mengurangi jumlah lakalantas di jalinsum dengan memasang rambu-rambu lalin. karena, sepanjang jalan di Kabupaten Madina masih ada beberapa titik rawan lakalantas semisal tikungan dan badan jalan yang yang anjlok serta titik yang rawan longsor. ”Kita sudah melakukan survey di lapangan terkait titik-titik rawan lakalantas. Dan saat ini kami sedang mengkondisikan rambu-rambunya untuk dipasangi,” sebut Harlan kepada METRO, Kamis (28/7) kemarin.

Dilanjutkannya, lokasi yang rawan lakalantas terdapat di jalan sepanjang Kecamatan Muara Sipongi hingga ke perbatasan Sumbar. Di sepanjang jalan ini terdapat tikungan tajam dan badan jalan yang anjlok sehingga dikhawatirkan mudah terjadi lakalantas. Titik rawan lakalantas lainnya terdapat di perbatasan Desa Usor Tolang dengan Desa Muara Botung, Kecamatan Kotanopan atau lokasi kejadian terjungkirnya mobil travel Grand Max yang menyebabkan 8 orang penumpang meninggal dunia.

”Lokasi kejadian itu juga kami nilai sangat rawan dengan lakalantas. Tapi, sebenarnya masih banyak lokasi rawan lakalantas yang lain. Hanya saja, akibat keterbatasan anggaran, kita hanya alokasikan untuk titik yang tingkat kerawanannya melebihi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sidimpuan menuju kota Perdagangan

Untuk itu, Dishub akan memasang rambu-rambu lalin di titik-titik rawan meskipun sebenarnya jalinsum ini merupakan jalan negara dan dalam ranah pemerintah provinsi. Tapi mengingat dekatnya pelaksanaan bulan puasa dan juga arus mudik lebaran, Pemkab Madina tidak ingin akibat tak adanya rambu-rambu dan rusaknya jalan mengakibatkan lakalantas. ”Ini merupakan bentuk perhatian kita bagi masyarakat yang akan mudik lebaran agar lebih hati-hati selama diperjalanan di Kabupaten Madina,” tambahnya mengakhiri. (wan) (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*