Transaksi Narkoba di Sumut Capai Rp167 Miliar

Pusat Informasi Masyarakat Anti Narkoba Sumatra Utara mencatat, belanja masyarakat di daerah itu guna mengonsumsi narkoba mencapai Rp167 miliar pada tahun 2009.

“Jumlah itu khusus untuk tahun 2009. Kalau tahun 2010 belum terhitung lagi,” kata Direktur Eksekutif Pusat Informasi Masyarakat Anti Narkoba Sumut (Pimansu) Zulkarnain Nasution di Medan, Senin (12/7).

Zulkarnain mengatakan, jumlah belanja narkoba itu dikeluarkan oleh kelompok masyarakat yang telah terjerumus dalam penggunaan obat terlarang itu.

Berdasarkan data asumsi di Badan Narkotikan Provinsi (BNP) Sumut, pihaknya memperkirakan terdapat sekitar 260 ribu orang yang telah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Sebagian besar jumlah pengguna narkoba itu merupakan kelompok masa usia produktif. ?Berkisar antara 12 hingga 40 tahun,? kata Zulkarnain.

Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseni mengatakan, pihak kepolisian akan menerapkan pola baru berupa pengutamaan pembinaan terhadap pengguna narkoba tersebut.

Kelompok pengguna yang dikategorikan korban itu akan dimasukkan dalam program rehabilitasi agar tidak memiliki kecanduan lagi terhadap obat-obat terlarang tersebut.

Selain itu, perubahan itu juga akan dilakukan dengan mengubah unit Direktorat Narkoban menjadi Direktorat Anti Narkoba, untuk menunjukkan sikap dan komitmenn dalam pemberantasan zat berbahaya itu.

“Jabatan Direktur Narkoba akan menjadi Direktur Anti Narkoba. Narkobanya dilarang, masa’ punya direktur,” kata Kapolda.

Kemudian, kata Kapolda, pola pemberantasan narkoba juga akan lebih diperdalam dengan penekanan dalam pengungkapan jaringan dan sindikatnya. “Jangan puas dengan satu titik seperti pemakai saja,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Deli Serdang Curigai Ada Joki Ujian CPNS

Berdasarkan data yang didapatkan di BNP Sumut, tercatat jumlah barang bukti narkoba hasil tangkapan pihak kepolisiam yang cukup besar hingga akhir Mei 2010.

Barang bukti itu adalah heroin 3,322 Kg, morfin 72 gram, daun ganja 34.127 Kg, biji ganja 4.674 Kg, pohon ganja 147.111 batang dan ladang ganja 121 Km.

Setelah itu, narkoba jenis putaw 379,71 gram, shabu-shabu 116,5 Kg, ekstasi 102.625 butir dan ribuan berbagai pil terlarang seperti Lexotan, Happy Five, Subutex, Xanax, Erimin, Rohipnol, Diazepam dan Fiber.

Sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2010/07/13/155185/126/101/Transaksi-Narkoba-di-Sumut-Capai-Rp167-Miliar

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*