Trapattoni: Tinggalkan MU, Gibson!

Giovanni Trapattoni menyadari betul potensi besar yang tersimpan dalam diri Darron Gibson. Tapi ia tak yakin Gibson akan berkembang maksimal jika tetap bertahan di Manchester United.

Gibson bermain untuk Republik Irlandia di ajang Nations Cup kontra Wales, Rabu (9/2/2011) dinihari WIB. Dalam laga yang berkesudahan 3-0 untuk Irlandia tersebut, Gibson mencetak satu gol.

Getty Images/Paul Ellis

Performa Gibson menyenangkan pelatih Irlandia, Giovanni Trapattoni. Trapattoni pun menyebut gelandang MU itu masih punya potensi besar untuk berkembang. Namun Trap tak yakin Gibson bisa mencapai puncak kariernya jika masih betahan di Old Trafford.

Bersama The Red Devils, Gibson memang tak bermain secara reguler. Dia harus bersaing dengan nama-nama lain seperti Paul Scholes, Darren Fletcher, Anderson, hingga Michael Carrick.

Trapattoni memahami bahwa bermain di klub besar adalah impian tiap pemain. Tapi dengan kompetisi antarpemain yang sedemikian ketat, pelatih 71 tahun itu pun menyarankan Gibson untuk mulai memikirkan masa depannya. Pindah akan jadi pilihan bijak jika dia ingin bermain lebih sering.

“Dia bisa berbuat lebih. Dia punya potensi besar. Kalau saya jadi Gibson, saya akan pindah ke tim dimana saya selalu bermain,” ujar Trapatttoni, seperti dilansir SkySports.

“Dengan melakukan hal ini Anda dapat membangun mental Anda,” tegas eks pelatih timnas Italia ini.

“Manchester adalah Manchester dan itu adalah klub penting, tapi kadang-kadang para pemain muda harus bermain, bermain, dan bermain. Itu membangun rasa percaya diri,” tandasnya.

Baca Juga :  cctv Pembobolan Bank BRI Unit Sisingamangaraja Padangsidimpuan

Ini bukan kali pertama Trapattoni meminta Gibson untuk hengkang. Gibson sendiri mengaku sangat bahagia di MU, meski membenarkan dirinya ingin bermain lebih sering.

“Harus kemana saya dari Manchester United? Klub apa, selain Manchester United, yang bisa meningkatkan permainan saya?” tanya Gibson, September lalu.

“Jujur, kalau dia (Trapattoni) mencoba mengatakan saya harus pindah ke tempat seperti Stoke City dan mengubah permainan saya menjadi memenangkan tekel tapi tak memenangkan laga, maka dia akan tertawa. Pindah dari Manchester United tak masuk akal bagi saya,” lugas pemain 23 tahun itu. (detik.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*