Truk Masuk Kota, Lalu Lintas Semrawut

Kota Padangsidimpuan

PADANGSIDIMPUAN- Kondisi ruas jalan dibeberapa titik di Kota Padangsidimpuan semraut akibat pemerintah tidak melarang truk-truk bongkar muat masuk ke dalam inti kota.

Pantauan SINDO di kawasan Pajak Batu, sejumlah truk bertonase berat melakukan bongkar muat barang di kawasan itu. Umumnya, truk-truk itu sudah mulai bongkar barang mulai pagi hingga menjelang sore. Keberadaan truk tersebut membuat arus lalu lintas di kawasan itu menjadi semraut. Para pengendara roda dua dan empat harus pelan-pelan saat memasuki daerah itu.

Situasi demikian sudah berlangsung lama,namun hingga saat ini pemerintah belum membuat kebijakan untuk melarang truk masuk ke dalam pusat kota. Kodir Pohan, seorang pengendara roda empat mengaku kebingungan ketika melintas dari kawasan itu. Di kanan-kiri jalan semuanya dipenuhi truk yang sedang bongkar muat. “Tidak usah lewat dari daerah itulah,macet.Arus lalu lintas semrawut,”ujarnya, kemarin.

Selain itu, badan jalan juga semakin sempit karena truktruk sering parkir di tepi jalan. Padahal, jalan tersebut tidak diperuntukkan untuk parkir. “Bagaimana bisa lewat dari daerah itu,hampir separuh badan jalan dipenuhi truk bertonase berat,” sebut Kodir Pohan. Dia berharap kepada pemerintah untuk secepatnya membuat aturan yang melarang truk masuk kota dan bongkar muat melakukan aktivitasnya lagi.

Kasat Lantas Polresta Padangsidimpuan AKP Anjasmara mengaku tidak bisa memberikan tindakan terhadap truk-truk yang masuk ke dalam pusat kota.Apalagi, pemerintah daerah belum menerbitkan peraturan daerah (perda) atau surat edaran yang melarang truk masuk ke dalam kota.“Kami tidak menindak,karena peraturannya belum ada,tapi apabila peraturannya sudah ada, kami dapat membantu penindakan,” tegasnya.

Baca Juga :  Mogantara, Tempuh 400 Km Dengan Elpiji 3Kg

Sementara itu,Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Azwar Syamsi Lubis mengakui bahwa hingga saat ini belum ada peraturan yang melarang tentang truk masuk ke dalam kota. Namun begitu DPRD akan mendesak pemerintah segera membuat perda tentang larangan truk masuk dalam kota. “Memang peraturannya belum ada, makanya hingga saat ini, truk-truk itu masih bebas masuk ke dalam kota,” tuturnya. ??zia ul haq nasution.

www.seputar-indonesia.com

 

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*