Truk Pembawa Alat Berat Masuk Jurang, 7 Orang Kritis

(Analisa/tohong harahap) MASUK JURANG: Truk fuso yang mengangkut alat berat jenis beko masuk ke ke dasar jurang, di Dusun Siholbung, Desa Pamuntaran, Kecamatan Padang Bolak Julu, Kabupaten Paluta, Jumat (18/7).

Paluta,  Sebuah truk fuso bernomor polisi BK 8234 DW yang mengangkut satu unit alat berat jenis beko, jatuh ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 15 meter, di Jalan Lintas Gunungtua-Padangsidimpuan, tepatnya di Dusun Siholbung, Desa Pamuntaran, Kecamatan Padang Bolak Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Jumat (18/7) pukul 11.30 WIB.

Akibatnya, dilaporkan tujuh orang dinyatakan menjadi korban dalam kejadian itu, tiga orang di antaranya adalah pekerja bronjong, dan empat orang adalah penumpang truk fuso yang diketahui adalah pasangan suami istri. Kejadian ini membuat warga sekitar heboh dan berhamburan untuk menyaksikannya.

Menurut Humala Harahap (45) saksi mata yang tepat berada di belakang truk pembawa alat berat, kejadiannya berlangsung cepat. Sebelum kejadian dirinya yang sedang mengendarai sepeda motor merasa terkejut dengan jatuhnya mobil truk tersebut. Dia menduga mobil mengalami rem blong dan tidak bisa mengendalikan mobilnya ketika menurun. Truk fuso yang membawa alat berat itu, menimpa tiga orang pekerja yang saat itu sedang bekerja di sekitar lokasi.

“Mobil fuso itu pas di depan saya, gak tau nya udah terjun bebas ke jurang, kejadiannya cepat sekali,” ujarnya.

Baca Juga :  Van Persie Pimpin Misi Gelar Perdana Arsenal

Sementara, Rajuddin Rambe saksi mata lainnya pemilik warung kopi yang tak jauh dari lokasi itu menuturkan, truk fuso itu datang dari arah Padang Sidimpuan dengan kecepatan tinggi dan langsung menghantam bebatuan, atau bahan material yang berserakan di pinggir jalan.

Dia menyebutkan saat ini di lokasi kejadian sedang ada perbaikan badan jalan yang longsor. Setelah menghantam bebatuan itu, truk oleng dan langsung terjun bebas ke jurang dengan kedalaman sekitar 15 meter. “Datangnya dari arah Kota Padang Sidimpuan, setelah menghantam tumpukan batu, fuso langsung oleng dan terjatuh ke jurang,” jelasnya.

Warga lainnya Tua Rambe, sebelum kejadian sekitar pukul 07.00 WIB, dirinya masih sempat melakukan obrolan ringan dengan salah satu pekerja, dari obrolan itu dirinya mengetahui pekerjanya berjumlah tiga orang, namun hingga saat ini dirinya belum mengetahui nama-nama ketiga pekerja itu karena tiga orang pekerja itu baru tiba dilokasi proyek Rabu 16/7) lalu.

Kanit Lantas Polsek Padang Balak Ipda Endang Efendi membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, korban akibat jatuhnya truk fuso telah dibawa ke RSUD Kota Padang Sidimpuan berjumlah tujuh orang, tiga orang di antaranya adalah pekerja bronjong, empat orang lagi adalah penumpang truk fuso.

Hingga kini, truk beserta alat berat masih berada di bawah jurang. Belum ada upaya evakuasi terhadap truk yang berada di jurang tersebut. (ong)/(Analisa).

Baca Juga :  Press Release : Tentang Kasus Bupati Palas - PTUN Batalkan SK Mendagri
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*