TSO Yakin Golkar Lebih Terhormat Dipimpim ARB

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Padang Lawas H. Ali Sutan Harahap (TSO) berfhoto bersama ARB pada Munas IX Golkar di Nusa Dua, Bali. Fhoto/Dari Laman VIVA.CO.ID

PADANG LAWAS | Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya (DPD Partai Golkar) Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, mendukung sepenuhnya pasca terpilihnya kembali Aburizal Bakrie sebagai ketua umum partai Golkar periode 2014-2019. Pernyataan tersebut diungkapkan ketua DPD Golkar Kabupaten Padang Lawas H. Ali Sutan Harahap (TSO) kepada MANDIRI, Kamis (4/12/2014) melalui Selular.

Ketua DPD Golkar yang juga Bupati Padang Lawas tersebut menyampaikan rasa optimis atas tujuan  ARB untuk mempersiapkan kader-kader muda yang militan yang memiliki ideologi kuat dan basis akademik yang cerdas kedepannya.

“Ya senada dengan ungkapan Pak Akbar Tandjung, Kalau Pak ARB dan Pak AT Bersatu, Insya Allah Golkar Maju” ujar TSO. TSO berpendapat, ARB memiliki kapabilitas dalam membesarkan Partai Golkar, terbukti ARB berhasil memimpin Golkar selama lima tahun kepemimpinannya. TSO yakin bahwa Golkar lebih di apresiasi dan dihormati dibawah kepemimpinan ARB. “Golkar akan lebih dihormati dibawah kepemimpinan Pak ARB. Saya yakin demi kemajuan Golkar dan demi kejayaan Partai lah kemenangan Pak ARB,” kata TSO.

Diketahui, setelah mendapatkan dukungan yang nyaris 100 persen dari pemegang hak suara pada Munas IX Golkar di Nusa Dua, Bali. ARB kembali memimpin Partai Golkar setelah terpilih secara aklamasi pada Munas yang berlangsung 30 November – 3 Desember 2014.

Baca Juga :  DPRD Apresiasi Pemusnahan Limbah RSUD Padangsidimpuan

Sebelumnya, DPD Golkar se Sumatera Utara telah menyatakan kebulatan tekad untuk mendukung ARB, keputusan tersebut diputuskan dalam rapat pleno diperluas yang dipimpin Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ajib Shah serta dihadiri seluruh Ketua-Sekretaris DPD Partai Golkar kabupaten/kota se Sumut, Jumat (28/11/2014) di Balai Rasa Sayang Hotel Polonia Medan.
/Edi

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*