Tujuh Tersangka Teroris, Bersenjata M16 Ditangkap

Polisi dari Polres Surabaya Utara memeriksa penumpang Kereta Api yang tiba dari jurusan Jakarta-Surabaya di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Minggu (2/8). Operasi bertujuan mencari teroris Noordin M Top dan kelompoknya. TEMPO/Dwi Narwoko

TEMPO Interaktif, Jakarta – Jakarta – Detasemen Khusus Anti Teror 88 Kepolisian Republik Indonesia menangkap 7 tersangka teroris di Surabaya dan Jakarta, Selasa malam, 5 Juli 2011. “Saat ini seluruh tersangka tengah diperiksa secara intensif oleh Densus 88,” tulis Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Boy Rafli Amar dalam pesan singkatnya.

Dua tersangka yang ditangkap di Surabaya adalah AI alias ADM dan IK. Bersama keduanya disita sepucuk senjata api M16, lima pucuk FN dan sepucuk metraliur. Kemudian lima tersangka yang ditangkap di Jakarta berinisial A alias IK, AI alias MR, WO alias S, MIR dan AMA alias A. Dalam penangkapan di Jakarta, polisi menemukan dua pucuk senjata api M 16.

Boy menguraikan, ketujuh orang ini diduga terlibat teror di Jakarta dan Surabaya. Mereka juga terlibat perdagangan senjata dengan jalur distribusi Filipina, Tawau, Nunukan-Kalimantan Timur, Palu-Sulawesi Tengah dan Surabaya.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*