Tulang Belakang Retak, Neymar Tak Bisa Tampil Lagi di Piala Dunia

FORTALEZA,  Penyerang tim nasional Brasil, Neymar, mengalami cedera retak pada tulang belakang pada pertandingan perempat final Piala Dunia melawan Kolombia, di Estadio Castelao, Fortaleza, Jumat (4/7/2014).

Dokter timnas Brasil, Rodrigo Lasmar, mengatakan, cedera itu membuat Neymar tak bisa diharapkan tampil lagi di Piala Dunia ini.

FABRIZIO BENSCH / AFP Penyerang Brasil, Neymar, dibawa ke rumah sakit setelah berbenturan dengan bek Kolombia, Juan Camilo Zuniga, pada laga perempat final Piala Dunia, di Estadio Castelao, Fortaleza, 4 Juli 2014.

“Tes menunjukkan ia mengalami retak pada vertebra ketiga,” ujar Lasmar.

Neymar mengalami cedera itu setelah berbenturan dengan bek Juan Camilo Zuniga pada sekitar menit ke-84. Neymar sempat mendapatkan perawatan medis sebelum digantikan Henrique.

Laga itu berakhir 2-1 untuk Brasil. Gol Brasil dicetak Thiago Silva (7) dan David Luiz (69), sedangkan gol Kolombia diciptakan James Rodriguez (80, penalti).

Dengan kemenangan itu, Brasil melaju ke semifinal, dengan Jerman sebagai lawannya. Pertandingan akan digelar di Estadio Mineirao, Belo Horizonte, 8 Juli 2014.

ODD ANDERSEN / AFP Penyerang Brasil Neymar (berbaju kuning) berbenturan dengan bek Kolombia, Juan Camilo Zuniga, pada laga perempat final Piala Dunia, di Estadio Castelao, Fortaleza, 4 Juli 2014.

“Ia terkena lutut pada bagian bawah punggungnya. Kami belum mendapatkan informasi pasti. Namun, mengacu keterangan dari dokter dan sakit yang ia alami, saya bisa jamin tak akan mudah baginya untuk pulih. Akan sulit baginya bermain,” ujar pelatih tim nasional Brasil, Luiz Felipe Scolari./KOMPAS.com —

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  BPOM: 48 Persen Zat Berbahaya di Jajanan Anak

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*