Turunkan Bendera Merah Putih, Mahasiswa & Pegawai Kejati Sumut Adu Jotos

Medan Demonstrasi mahasiswa di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) berakhir bentrok, Kamis (22/3/2012) siang. Bentrokan terjadi saat mahasiswa berusaha menurunkan bendera merah putih sebagai bentuk mandulnya penegakan hukum di Indonesia.

Aksi mahasiswa semula berlangsung tertib. Mahasiswa menggelar orasi di depan pagar kantor Kejati Sumut, Jalan Abdul Haris Nasution, Medan.

Dalam orasinya, mahasiswa mendesak Kejati Sumut segera mengusut kembali kasus dugaan korupsi Walikota Medan, Rahudman Harahap saat menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mencapai Rp 1,5 miliar dana APBN Pemkab Tapsel tahun anggaran 2005. Sebelumnya, Kejati Sumut sempat mengusulkan ke Kejaksaan Agung Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) atas kasus tersebut dengan alasan tidak cukup bukti.

Koordinator aksi, Doli Setia Siregar mengatakan, mahasiswa tidak mendapat penjelasan penghentian penyidikan kasus Rahudman.

“Mahasiswa kecewa dengan adanya SP3 yang dikeluarkan Kejati Sumut. Ini jelas ada permainan,” kata Doli.

Setelah menggelar orasi, tidak ada tanggapan dari pihak Kejati Sumut hingga menyulut kemarahan mahasiswa. Mahasiswa kemudian melompati pagar Kejati Sumut dan berupaya menurunkan bendera merah putih dari tiangnya.

Sempat terjadi adu jotos antara mahasiswa dan pegawai Kejati Sumut. Sejumlah mahasiswa juga mendapat tendangan karena tetap ngotot menurunkan bendera. Atas perlawanan itu, mahasiswa kemudian mundur dan tak lama kemudian membubarkan diri.

detik.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Curiga Ada Warga Diculik, Ratusan Massa Rusak Mobil di Halaman Polsek Silou Kahean Kabupaten Simalungun

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*