Twitter Kian Usang?

“Dan inilah waktunya saya untuk menghilang sementara.”

Pesan terakhir penyanyi blues John Mayer di Twitter itu membuat dunia tersentak. Pemilik akun dengan 3,7 juta follower ini menutup akun Twitternya pada Senin lalu.

John Mayer dan Twitter, siapa yang tak tahu kedekatan keduanya. Bahkan Jennifer Aniston terpaksa putus pacaran dengan peraih Grammy Awards itu gara-gara Twitter. “Dia tak pernah sempat menelepon saya, tapi ke mana pun dia selalu sempat ‘berkicau’ di Twitter,” kata Aniston menjelaskan perpisahannya. Kini dunia terbalik. Mayer menjatuhkan “talak satu” kepada Twitter.

Mayer bukanlah satu-satunya artis yang meninggalkan Twitter. Sebelumnya ada penyanyi Miley Cyrus, yang juga dikenal sebagai Hannah Montana. Dia menutup akun Twitternya setahun lalu. Bintang muda Disney, Demi Lovato, 18 tahun, juga telah mengucapkan “Selamat tinggal, Twitter” di akunnya beberapa waktu lalu. Meskipun begitu, sampai sekarang akunnya belum benar-benar dikuburkan.

Apakah ini tanda-tanda Twitter sudah semakin usang dan mengalami titik jenuh, seperti yang dialami Facebook? Berapa kali sepekan Anda membuka Facebook belakangan ini? Beberapa teman saya yang menjadi selebritas di dunia blog dan Facebook mengaku sudah berbulan-bulan tak membuka Facebook. “Membosankan,” begitu kata mereka.

Itukah yang terjadi pada John Mayer, Miley Cyrus, dan Demi Lovato?

Robert Thompson, profesor televisi dan budaya populer di Universitas Syracuse, punya analisis soal ini. Selama ini artis berbondong-bondong menyerbu Twitter karena mereka ingin mendapatkan dukungan dari penggemar lewat pesan 140 huruf di Twitter. Luna Maya, misalnya, panen dukungan dari penggemarnya saat dia curhat soal kasus video porno yang membelitnya.

Baca Juga :  Salah Ketik Twitter, Dijebak Iming-Iming iPad

Tapi kedekatan artis dengan penggemarnya itu bisa jadi bumerang. Banyak artis dihujat habis-habisan di Twitter.

“Banyak artis menyadari bahwa keakraban bisa berkembang menjadi kenistaan baru. Artis yang dulunya adalah orang-orang yang sulit dijangkau dan tak bisa diajak berkomunikasi, dengan Twitter mereka menjadi dekat,” kata Thompson. “Beberapa selebritas mulai lelah dengan hal itu.”

Gelombang kelelahan berkicau di Twitter ini mulai menghinggapi banyak orang. John Mayer, misalnya, kini memilih situs Tumblr. Penyanyi country LeAnn Rimmes juga lelah dihujat di Twitter gara-gara selingkuh.

“Twitter kini telah mencapai titik jenuh,” kata Paul Levinson, pengarang The New Media. Para pengguna Twitter kini sibuk bertanya, apakah situs mikroblog ini benar-benar berguna bagi mereka.

Gelombang kelelahan menggunakan Twitter ini jelas pukulan telak bagi situs mikroblog yang berambisi mengejar Facebook itu. Twitter baru berumur empat tahun. Sejak aplikasi versi 0,1 ditulis oleh Jack Dorsey pada 31 Maret 2006 hingga sekarang, pengguna Twitter “baru” mencapai 145 juta orang. Bandingkan dengan Facebook, yang memiliki lebih dari 500 juta pengguna. Indonesia adalah negara keempat yang paling ceriwis di Twitter, setelah Amerika Serikat, Jepang, dan Brasil.

Twitter juga belum menemukan cara mendulang uang. Iklan atau pendapatan lainnya hingga kini belum bisa digaet Twitter. “Saya tak risau soal mencari uang. Saya lebih memikirkan bagaimana cara menembus jumlah pengguna di atas 100 juta orang,” kata Evan Williams, CEO Twitter, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Google Diminta Hapus 100 Juta Link

Menghadapi “kelelahan” para penggunanya, Williams pun mendandani tampilan baru di situs Twitter.com. Tampilan yang sebelumnya “kering” dan membosankan, kini telah dilengkapi beberapa fitur baru. Dia mengadopsi fitur yang kaya itu dari aplikasi Twitter untuk telepon seluler, BlackBerry, atau komputer, seperti Tweetie, Seesmic, dan UberTwitter.

Williams juga menggandeng 16 situs multimedia, seperti DailyBooth, DeviantART, Etsy, Flickr, Justin.TV, Kickstarter, Kiva, Photozou, Plixi, Twitgoo, TwitPic, TwitVid, Ustream, Vimeo, yfrog, dan YouTube.

Harapannya, kicauan di Twitter makin ramai. Data menunjukkan, saat ini ada 90 juta tweet atau pesan per hari. Williams berharap jumlah kicauan itu bakal menembus 100 juta tweet per hari.

Jadi akankah Twitter bakal seusang Friendster atau Facebook?

Sumber: http://blog.tempointeraktif.com/digital/twitter-kian-usang/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*