UD Agrina, Sentra Industri Pengolahan Salak di Kabupaten Tapanuli Selatan

Selasa, 23 Pebruari 2010- www.metrosiantar.com

Kembangkan Sayap dengan Mengekspor Dodol & Keripik ke Amerika
UD Agrina di Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) sebagai sentra indsutri pengolahan buah salak menjadi jenis makanan seperti dodol, sirup, keripik, minuman berenergi (Nagogo Drink), dan lainnya dalam waktu dekat akan tembus pasar internasional tepatnya Amerika Serikat.

PARLINDUNGAN POHAN-TAPSEL

Demikian disampaikan Manajer UD Agrina, Gulma Mendrofa, kepada METRO di ruangan kerjanya, Senin (21/2). Disebutkannya perusahaan dari AS, Corner Stone Lab and Bronswick Lab dari Dallas, AS menawarkan kerjasama untuk menyediakan bahan mentah berupa serbuk yang nantinya serbuk ini akan dikirim ke AS, lalu di sana akan diolah oleh perusahaan tersebut.

“Sudah dua kali datang perwakilan perusahaan dari Dallas ke sentra kita ini untuk langsung melihat pengolahan salak menjadi berbagai jenis makanan dan mereka juga sudah melakukan uji coba, khususnya mengenai bahan pengawet. Mereka heran minuman berenergi Nagogo Drink bisa mirip minuman penambah stamina tapi tak ada pengawetnya. Dan hasilnya dalam waktu dekat ini berkat dorongan dan usaha bapak Bupati Tapsel, Ongku P Hasibuan mudah-mudahan dalam waktu dekat kita akan segera ekspor,” jelasnya.

Selain itu UD Agrina juga merupakan satu-satunya perwakilan Sumatera Utara (Sumut) untuk bidang ekonomi kerakyatan untuk mengikuti ajang ekonomi kerakyatan Nasional baru-baru ini yang digelar oleh Departemen Perindustrian RI. Saat itu, ia didampingi Bupati Tapsel, Ongku P Hasibuan langsung memaparkan mengenai sentra pengolahan salak ini kepada Menperin.

Baca Juga :  Aku bangga jadi Parbodat . . . !

“Kita diminta untuk menjelaskan kepada Menteri. Dan untuk Sumut kita merupakan satu-satunya perwakilan di even nasional,” sebutnya.

Dikatakannya, di usia yang baru sekitar 1 tahun lebih ini UD Agrina sudah menerima sejumlah bantuan dari Pemkab Tapsel, baik berupa mesin dan juga permodalan dari Deperindag Pusat. Dan berkat bantuan dari Bupati Tapsel, Ongku P Hasibuan, baru-baru ini menerima 9 mesin penggilas salak dan juga 5 mesin pengolah salak.

“Ini baru sentra kita ini saja belum lagi yang lainnya, makanya jika melihat program dan juga visi ke depan kita sangat mendukung Bupati Tapsel, Ongku P Hasibuan untuk kembali melanjutkan pembangunan di Tapsel ini 5 tahun ke depan,” katanya.

Dikatakanya, sentra industri lainnya di antaranya sentra pengolahan logam di Sayurmatinggi, tenun di Kecamatan Sipirok, anyaman di Kecamatan Angkola Selatan dan lainnya. Sentra industri tersebut sudah dibangun pondasi dasarnya dengan diberikan bantuan peralatan, permodalan, pelatihan, bahkan dibantu dalam proses pemasarannya.

“Melihat cara berpikir dan keinginannya untuk memajukan ekonomi kerakyatan di Tapsel ini, kami pikir tidak ada alasan lain beliau harus melanjutkan program pembangunan yang sudah diletakkan pondasi awalnya selama 4 tahun terakhir ini untuk dilanjutkan 5 tahun ke depan. Kami sebagai pelaku sentra industri meskipun masih banyak kekurangan dan kelemahan yang ada, namun kami melihat keinginan kuat beliau untuk memajukan ekonomi kerakyatan patut didukung,” jelasnya.

Bahkan, lanjutnya, sebagai bukti atas kegigihan Bupati Tapsel, Ongku P Hasibuan dalam mengembangkan dan memajukan sentra industri ekonomi kerakyatan di Tapsel baru-baru ini, Ongku P Hasibuan menerima penghargaan tanda kehormatan Upakarti Jasa Kepedulian Pengembangan Industri dan UKM Tahun 2009 dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tangal 28 Desember 2009 lalu di Istana Negara, Jakarta.

Baca Juga :  Moge Ruby V250 Gebrak Kota Salak

“Ini merupakan bukti bahwa beliau sangat peduli dan sangat berpikiran maju untuk pengembangan sentra industri ekonomi kerakyatan di Tapsel, kalau visi ke depan saya pikir beliaulah orangnya dan patut untuk mendapatkan dukungan dari semua masyarakat Tapsel untuk melanjutkan program pembangunan 5 tahun ke depan di Tapsel. Mari kita dukung beliau untuk melanjutkan pembangunan 5 tahun ke depan,” imbaunya. (***)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*