Usul Pembubaran KPK Tidak Pas dan Bisa Bikin Rakyat Marah

Terlepas dari segala kekurangannya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebaiknya dievaluasi bukan dibubarkan.

“Wacana pembubaran KPK tidak pas disampaikan sekarang. Rakyat akan bereaksi dan marah. Sebab meskipun sudah banyak pejabat ditangkapi oleh KPK, tapi korupsi bukannya makin berkurang malah semakin menjadi-jadi,” ujar anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat, kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa (4/10).

Dalam konteks inilah KPK perlu dievaluasi, apa yang kurang dan apa yang harus ditambah agar KPK bisa lebih gesit dalam memberantas korupsi. Misalnya, pembangunan kantor dan pembelian peralatan yang sudah lama diminta KPK, Komisi III sudah menyetujuinya untuk anggaran tahun 2012. Martin berharap Banggar DPR tidak kemudian menolaknya.

Demikian juga soal tenaga penyidik KPK yang jumlahnya ratusan dan diperbantukan dari Polri, yang menurut Martin perlu dievaluasi bagaimana efektivitasnya.

“Kesan negatif tentang tebang pilih dan lemahnya pengawasan internal harus prioritas untuk dievaluasi. Di samping itu upaya-upaya KPK untuk melakukan pencegahan korupsi di berbagai sektor seperti di Banggar harus lebih serius dilakukan dan kordinasi dengan Polri dan Kejaksaan perlu lebih ditingkatkan,” tambahnya.

Perlu diketahui, kemarin, Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah, secara terbuka meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibubarkan.(Rakyat Merdeka online)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Tawuran Pelajar Bersenjata Tajam di Hari Sumpah Pemuda

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*