Usut Dana DAK Pendidikan Padangsidimpuan TA 2008

Bercermin dari kasus dugaan korupsi DAK Pendidikan Kota Padangsidimpuan Tahun 2009, yang tersangkanya sudah ditahan pihak Kejatisu sekira tiga bulan lalu, kini pihak Kejari Kota Padangsidimpuan juga diminta usut penggunaan dana DAK pendidikan di tahun 2008, karena diduga kuat ada permainan dana DAK 2009 tidak jauh beda dengan 2008.

Hal itu dijelaskan Ketua DPD GIB Tabagsel Drs Aliuddin Harahap melalui Sekretaris DPD GIB Tabagsel, Ahmad CM kepada Waspada, Rabu (30/6) di Padangsidimpuan.

“ Kita minta pihak Kejaksaan Padangsidimpuan harus mengusut penggunaan dana DAK Pendidikan 2008, karena diduda kasus DAK tahun 2009 hanya warisan pejabat sebelumnya,” ucapnya.

Menurutnya, pejabat-pejabat yang terkait dalam penanganan proyek DAK Pendidikan saat itu harus dimintai keterangannya di mata hukum, karena disinyalir potongan anggaran proyek dengan dalih pajak PPN-PPH yang tak ada diatur dalam juknis pelaksanaan dana DAK telah terjadi saat itu.

Begitu juga dengan pelaksanaan pembangunan sekolah, seharusnya menjadi hak swakelola pihak sekolah, justru dikerjakan pihak ketiga dengan berbagai alasan.

Sumber: http://www.waspadamedan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=2963:usut-dana-dak-pendidikan-padangsidimpuan-ta-2008&catid=52:sumut&Itemid=207

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*