Versi Hitung Cepat, PDIP Unggul di Sumut

KPU Sumut Klaim Partisipasi Tinggi

Medan, (Analisa). Berdasarkan data hitung cepat survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) sebagaimana ditayangkan di stasiun televisi swasta, untuk  pemilihan umum legislatif (pileg) di Sumatera Utara,  hingga pukul 19.30 WIB, PDIP meraih suara terbanyak dengan 16,03 persen disusul  Golkar 15,97 persen, PKS 8,34 persen, NasDem 7,20 persen dan PKB dengan 3,59 persen.

Sementara perhitungan yang dilakukan PDIP Sumatera Utara  untuk tingkat provinsi hingga pukul 21.01 WIB, PDIP menduduki peringkat pertama  dengan 30,84 persen, disusul Partai Gerindra  24,51 persen,  Partai Demokrat 10,04 persen, Partai Golkar 8,19 persen, Partai NasDem 5,56 persen, PKB 5,02 persen, Partai Hanura 4,53 persen, PKS 3,47 persen, PAN 3,01 persen, PPP dan PKPI 1,85 persen, serta PBB 1,12 persen.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Panda Nababan didampingi Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Brilian Moktar SE MM, Wakil Sekretaris Soetarto serta Benny Pasaribu, ketika menyampaikan hasil penghitungan cepat yang dilakukan PDIP di kantornya, Rabu (9/4) malam mengatakan,  peraihan suara yang menunjukkan indikasi kuat kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh kader dan simpatisan.

Pihaknya menilai penggalangan kekuatan parpol yang dilakukan secara intensif selama ini cukup berhasil dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PDI Perjuangan.

Selain itu, kemenangan dalam Pemilu tersebut juga menjadi modal awal dalam perebutan kursi presiden yang akan dilaksanakan pada 9 Juli 2014. “Ini baru ‘pertempuran’ awal, tetapi ini kekuatan baru bagi kami,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa peraihan suara yang masih bersifat sementara tersebut telah membangkitkan semangat baru bagi seluruh kader PDI Perjuangan.

Untuk tingkat DPR RI, PDI Perjuangan meraih 21,71 persen, disusul PKB 21,84 persen, Partai Demokrat 10,60 persen, Partai NasDem 10,52 persen, dan Partai Golkar 9,40 persen.

Baca Juga :  Sinabung Terus Meletus, Warga Tak Tenang Tidur di Rumah

Selanjutnya, Partai Gerindra 7,67 persen, Partai Hanura 5,45 persen, PKS 3,92 persen, PAN 3,19 persen, PPP 2,83 persen, PKPI 1,76 persen, PBB 1,13 persen.

Tak lupa Panda Nababan menyampaikan salam dari Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri untuk masyarakat Sumatera Utara yang telah memberikan dukungannya terhadap partai berlambang kepala banteng itu. “Bu Megawati menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat Sumut yang telah memberikan dukungannya. Semoga PDI Perjuangan tetap menjadi kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Brilian Moktar SE MM mengucapkan terima kasih kepada tokoh dan warga masyarakat Kota Medan yang telah memberikan doa dan dukungan.

Tak Jauh Berbeda

Menanggapi hasil hitung cepat itu, Komisoner KPU Sumut Yulhasni menyebutkan umumnya dari pengalaman sebelumnya, versi hitung cepat dengan hasil KPU tak jauh berbeda. “Meski demikian data yang akan digunakan secara resmi adalah hasil dari KPU,” ujar Yul di Sekretariat KPU Sumut, Rabu (9/4).

Komisioner lainnya, Evi Novida Ginting menjelaskan hasil penghitungan riil suara oleh KPU di provinsi paling lambat didapat 14 hari setelah pemungutan suara. “Rinciannya penghitungan di tingkat PPS maksimal enam hari, PPK lima hari dan sampai ke KPU kabupaten/kota tiga hari,” ujarnya seraya menambahkan waktunya bisa jadi lebih cepat dari yang ditargetkan.

Menjawab pertanyaan terkait tingkat partisipasi pemilih, KPU Sumatera Utara mengklaim tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu Legislatif kali ini tinggi. Berdasarkan pantauan petugas pemungut suara, warga cukup antusias untuk menggunakan hak pilihnya.

“Kami memang belum mempunyai bukti terkait berapa persen jumlah pemilih di Sumut. Namun dari pantauan yang diterima KPU Sumut, warga yang datang ke TPS cukup banyak dibandingkan Pilkada tahun lalu,” ujar Ketua KPU Sumut Mulia Banurea yang terus memantau jalannya Pemilu Legislatif di Sekretariat KPU Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan.

Baca Juga :  Pemkab Batu Bara Diduga Manipulasi Data CPNS 2010

Mulia optimis di Sumut jumlah pemilih akan melampaui target yang ditetapkan KPU yakni 75 persen pemilih. “Kami sudah berupaya maksimal untuk mensosialisasikan tentang pentingnya menggunakan hak pilih. Kalau melihat data dari lembaga survei di tingkat nasional angka golput 24,7 persen,” katanya.

Menambahi, Komisioner KPU Sumut Yulhasni menjelaskan telah mendapat info tingginya partisipasi pemilih dari KPU Kota Padang Sidempuan, Medan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Nias Utara, Langkat, Labuhan Batu Utara dan Madina.

“Mereka melaporkan via telepon selular. Hingga saat ini kami masih terus mentabulasi berapa jumlah pemilih di Sumut. Data itu penting guna mengukur tingkat kesuksesan pada Pileg tahun ini,” ujarnya. (br/yes)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*