Walau Sulit BAB, Jangan Duduk Terlalu Lama di Toilet

Kebersihan toilet bukan satu-satunya bagian dari toilet yang perlu kita perhatikan. Cara kita membasuh, sampai cara mencuci tangan juga seringkali tidak tepat sehingga bisa berpotensi menularkan penyakit.

Walau setiap hari kita bisa ke toilet belasan kali nyatanya ada banyak hal yang kita lakukan secara keliru saat menyelesaikan “urusan” di toilet. Kesalahan yang tidak kita sadari tersebut antara lain menyebabkan organ intim gampang iritasi sampai terinfeksi kuman.

Kesalahan apa saja yang tanpa kita sadari sering dilakukan di toilet?

1. Duduk di toilet terlalu lama
Banyak orang yang memilih untuk duduk di kloset lebih lama sambil menanti desakan buang air besar. Padahal, hal itu bisa meningkatkan risiko wasir yang gejalanya berupa rasa nyeri, bengkak, bahkan anus berdarah.

“Jika sulit BAB, berdirilah dan jalan-jalan dulu lalu kembali lagi ke toilet. Berjalan bisa merangsang usus untuk bergerak, kita pun jadi rileks sehingga tak ada keharusan untuk segera BAB,” kata Anish Shet, dokter ahli gastroenterologi.

Jika Anda masih sering sulit BAB, ubahlah pola makan menjadi lebih banyak mengandung serat dan juga cukup minum air putih.

2. Menyeka berlebihan
Dalam hal menyeka organ intim setelah dibasuh, sedikit ternyata lebih baik. “Menyeka secara berlebihan bisa membuat iritasi kulit dan memicu abrasi serta gatal di area intim,” kata Shet.

Baca Juga :  Wewangian yang Bikin Pikiran dan Tubuh "Lahir Kembali"

3. Memakai pengering tangan
Penelitian menunjukkan, pengering udara yang biasa ada di toilet akan menyebarkan bakteri 27 kali lebih banyak dibandingkan dengan kertas tisu. Selain itu bakteri juga juga masih ditemukan di pengering itu 15 menit setelah digunakan.

4. Membasuh dengan arah yang salah
Sejak kita mulai menggunakan toilet sendiri, kita sudah belajar untuk membasuh bagian intim. Tetapi masih banyak orang yang salah dalam hal membasuh dan menyeka. Yang benar adalah membasuh dari arah depan ke belakang.

“Membasuh dari arah belakang ke depan akan membawa bakteri dari rektum kembali ke saluran kencing dan ini membuat kita beresiko infeksi saluran kencing,” katanya.

5. Terlalu bersih
Saat ini ada banyak produk pembasuh organ kewanitaan dan membuatnya harum. Tetapi ternyata sebenarnya kita tak terlalu membutuhkannya.

“Vagina tidak perlu terlalu dibersihkan berlebihan. Memakai sabun, semprotan khusus, atau tisu yang diberi pengharum malah akan merusak derajat keasaman normal. Efeknya adalah timbul rasa gatal, iritasi, dan ruam,” katanya.

Cara terbaik untuk membersihkan area ini adalah memakai air hangat dan sabun ringan, lalu bilas dengan air dan keringkan. Ini semua bisa kita lakukan sambil mandi. Anda juga bisa menghilangkan kelembaban area ini dengan hair dryer yang disetel dingin.

/KOMPAS.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Mengasuh Anak Bikin Wanita Hidup Lebih Lama Ketimbang Pria

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*