Wali Kota Ajukan Nota Pengantar RKU-PPAS 2013

SIDIMPUAN– Hampir dapat dipastikan pendapatan daerah Kota Padangsidimpuan tahun anggaran 2013 akan mengalami pengurangan sebesar Rp10.439.775.704 atau sebesar 1,57 persen dari pendapatan daerah yang semula direncanakan Rp666.280.787.617 menjadi Rp.655.841.011.913.

Hal itu terjadi karena pendapatan daerah yang sah semula direncanakan sebesar Rp134.684.760.763 mengalami pengurangan menjadi sebesar Rp122.685.694.171. Sementara pendapatan asli daerah tidak mengalami pengurangan, yakni sebesar Rp42.189.400.000, dan dana perimbangan bertambah dari semula direncanakan Rp489.415.626.854 menjadi sebesar Rp490.974.917.742.

Demikian disebutkan pada nota pengantar Rancangan Kebijakan Umum (RKU) Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (P-APBD) serta rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) PAPBD TA 2013 dari setiap satuan kerja yang disampaikan Wakil Wali Kota Muhammad Isnandar Nasution SSos pada rapat paripurna di DPRD, Senin (30/9).

Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD H Aswar Syamsi Lubis SE MM didampingi Wakil Ketua Taty Aryani Tambunan SH dan Hj Hamidah Batubara di Aula Rapat DPRD Kota Psp.

Dihadiri 17 dari 25 anggota DPRD, Plt Sekdakota Drs Khairul Alamsyah Lubis, Asisten I Drs AR Marjoni, Asisten II Dr Ali Pada Harahap, Kepala Bappeda Iswan Nagabe Lubis, Kepala Dinas PKAD Erwin Hotmansyah Harahap, para staf ahli walikota, pimpinan SKPD, Sekwan Rahuddin P Harahap SH MH dan camat se- Pemko Psp.

Wakil Wali Kota Isnandar Nasution menyebutkan secara rinci, bahwa untuk TA 2013 ini belanja daerah yang direncanakan sebesar Rp684.117.419.925 menjadi Rp681.936.551.129, yang dipergunakan untuk belanja tidak langsung dan belanja langsung. Dimana belanja langsung direncanakan semula Rp303.276.297.804 menjadi Rp303.719.398.406.

Baca Juga :  BPA, Garda Terdepan Dalam Melestarikan Budaya Tapsel

“Apabila dibandingkan dengan belanja langsung TA 2013, terdapat pengurangan belanja sebesar Rp2.180.868.796 atau sebesar 0,32 persen,” ujarnya.

Selanjutnya, wakil walikota juga memaparakan tentang pembiayaan netto daerah pada APBD kota Psp TA 2013 yang direncanakan sebesar Rp17.836.632.308 menjadi Rp26.095.539.216,. Penerimaan pembiayaan direncanakan Rp24.093.912.777 menjadi Rp33.652.819.685. Sedangkan pengeluaran pembiayaan direncanakan Rp6.257.280.469 menjadi Rp7.557.280.469.

“Jika dibandingkan dengan pembiyaan pada APBD TA 2103, terdapat penambahan pembiayaan sebesar Rp8.258.906.908, atau bertambah sebesar 46,30 persen,” rinci wakil walikota.

Buku nota pengantar RKU perubahan APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD TA 2013 diserahkan wakil walikota kepada ketua DPRD yang selanjutnya diserahkan kepada salah satu anggota badan anggaran DPRD Kota Psp Erwin Nasution.

Nota itu akan dibahas anggota badan anggaran DPRD pada rapat-rapat selanjutnya, sebelum disahkan menjadi Kebijakan Umum (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD TA 2013 Pemko Psp. (ran)metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*