Wali Kota Medan Terancam Hukuman 20 Tahun

Wali kota Medan Rahudman Harahap (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Medan, Senin (3/12). Dia diperiksa terkait kasus korupsi di Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.

MEDAN, KOMPAS.com—Wali Kota Medan Rahudman Harahap didakwa korupsi dan terancam hukuman 20 tahun penjara dalam sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan, Jumat (3/5/2013).

Rahudman didakwa mengorupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Desa Rp 1,5 miliar tahun 2005 di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Saat itu, Rahudman menjabat sebagai Sekretaris Daerah Tapanuli Selatan.

Dalam dakwaannya, jaksa Albert Pangaribuan menjelaskan, Rahudman melanggar Pasal 2 Ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Rahudman didakwa jaksa penuntut umum telah melakukan atau turut serta melakukan korupsi.

Rahudman mengaku memahami dakwaan yang dibacakan jaksa. “Tapi saya tidak habis pikir mengapa saya duduk di sini,” kata Rahudman di hadapan mejelis hakim.

Ketua Majelis Hakim Sugiyanto kemudian menyatakan, sidang ditutup dan dilanjutkan pada tanggal 14 Mei dengan agenda saksi-saksi.

Rahudman lantas keluar ruang sidang dikawal ajudan dan diiringi yel-yel dukungan dari camat dan kepala lingkungan.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Catatan Operasi Ketupat Toba 2010; 4 hari Lebaran, 48 orang Tewas

2 Komentar

  1. Semoga Hakim memberi putusan maksimal kepada Koruptor RAHUDMAN HARAHAP dan Pak Jaksa Tolong kenakan pasal pencucian uang biar miskin dia dan yg lain mikir 1000 x mau korupsi.
    Ada apa Camat teriak2 dukung Rahudman ? bagian dari Korupsi ya

  2. Camat dan Kepling di Medan kok usil urusan perkara Tapsel? Aha pe na giot didokkon? Panakko sian Padangsidimpuan laku manjadi pamimpin di Medan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*