Walikota P.Sidimpuan Apresiasi Kegiatan PWI Tabagsel

Walikota Padangsidimpuan; Andar Amin Harahap (Photo:Google)

Padangsidimpuan,  Walikota Andar Amin Harahap, menyambut baik workshop pemahaman jurnalistik kepada kalangan pendidik di Kota Padangsidimpuan yang diselenggarakan Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) 11 September 2014 mendatang.

“Pemko P.Sidimpuan sangat mendukung program untuk kemajuan organisasi PWI dan pembangunan Kota P.Sidimpuan ke depan,” ujar Walikota Andar Amin Harahap didampingi Kabag Humasy dan Arsip Rahmat Irmansyah dan Kakan Kesbang Sende Tua Hasibuan, saat menerima silaturrahmi panitia workshop di ruang kerjanya, Jumat (5/9).

Menurutnya, workshop ini merupakan kegiatan yang bagus dan positif sejalan dengan program Pemko P.Sidimpuan menggiatkan. “Pemko P.Sidimpuan sangat mendukung, apalagi melibatkan peserta dari kalangan pendidik, sehingga akan menambah wasasan untuk memahami jurnalistik dan media. Pemko siap membantu kebutuhan panitia guna menyukseskan kegiatan workshop,“ terangnya.

Diharapkannya, di tahun-tahun mendatang kegiatan seperti ini lebih diperluas dan mengintegrasikannya dengan upaya peningkatan pengetahuan di kalangan PNS di Kota P.Sidimpuan. “Tahun depan PWI dapat mengusulkan agar kegiatan tentang pemahaman jurnalistik bisa diperluas lagi jangkauannya tidak saja di kalangan PNS tapi juga pelajar,” harapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Tabagsel Hairul Iman Hasibuan didampingi Bendahara Panitia Riswandy mengatakan, keberadaan jurnalistik di wilayah Tabagsel saat ini telah menghadapi problematika dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Di satu sisi pers sangat dibutuhkan sebagai alat sosial kontrol, namun di satu sisi pers banyak dianggap kalangan sebagai momok bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kurir Ganja Asal Riau Diciduk Aparat Polres Tapsel, 5 Kg Barang Bukti Disita

Atas kondisi tersebut, kata Hairul Iman, PWI sebagai organisasi pers tertua dan terbesar di Indonesia merasa terpanggil untuk memberikan pencerahan bagaimana sesungguhnya pers yang sehat sebagai mitra kerja dari pemerintah.

”Jika seorang wartawan menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional dan kalangan pelaku dunia pendidikan memahami hal itu maka problematika itu senidiri tidak akan muncul, “ terangnya.

Iman mengatakan, kegiatan ini sangat berdampak positif bagi kemanjuan dunia pendidikan di wilayah Tabagsel, khususnya di Kota P.Sidimpuan sebab pers yang sehat sebagai alat sosial kontrol terhadap pemerintah sekaligus sebagai corong dalam dunia komunikaksi harus mampu menjaga integritas, independensi dan idealisme.

Lebih lanjut Iman mengatakan, workshop yang bertemakan ‘Pers Sehat, Dunia Penididkan Berdaulat’ akan menghadirkan pemateri dari PWI Cabang Sumut seperti Ketua PWI Cabang Sumut M.Syahrir dan salah seorang wartawan senior Sumut H. Sopyan.

“Kedua narasumber itu nantinya akan memberi pemahaman seputar jurnalis sesungguhnya dan sejaumana peran PWI dalam mendorong profesionalisme wartawan,“ katanya.

Diharapkannya, workshop ini dapat menambah wawasan para pelaku pendidikan tentang jurnalis sesungguhnya sehingga tidak terjebak pada stigma negatif terhadap dunia jurnalis. (hih)

(Analisa).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Polres Madina Tembak Perampok

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*