Walikota Padangsidimpuan Diminta Copot Kakan Kesbang

Merasa kurang dihargai dan tidak ada komunikasi yang baik dengan anggota DPRD Kota Padangsidimpuan (Psp) utamanya dengan Partai Politik (Parpol), sejumlah anggota DPRD Psp meminta Wali Kota Psp, Drs Zulkanaen Nasution MM mencopot Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Perlindungan Masyarakat (Kakan Kesbang Linmas), Dra Adek Yanti Tampubolon.

Kepada METRO, Jumat (23/7) Ketua Fraksi Demokrat (FD), Khoiruddin Nasution, Ketua Fraksi Gabungan Karya Bersatu, Erwin Nasution SH dari PAN (Komisi II), H Mahumdin Nasution dari Partai Merdeka dan Soritaon Siregar dari Partai Syarikat Indonesia (PSI) (Komisi I) mengatakan, adapun alasan meminta wali kota mencopot Kakan Kesbang Linmas, karena hingga saat ini anggaran bantuan kepada parpol yang di poskan di Kesbang Linmas tak kunjung dicairkan, bahkan terkesan dipersulit Kesbang Linmas.

Selain itu, beberapa kegiatan yang berkaitan dengan Kesbang Linmas tidak dilakukan, namun dilakukan intstansi lainnya seperti halnya dengan Hari Anti Narkoba dan lain sebagainya.

Kemudian, dalam rapat bersama Komisi I DPRD, Kakan Kesbang Linmas tidak memberikan sikap yang baik, karena hanya satu kali menghadiri rapat dari empat hari jadwal pertemuan dengan alasan tugas luar.

“Untuk apa dipertahankan, karena tidak ada keharmonisan dengan DPRD sebagai mitra kerja, bahkan kita tidak di hargai. Kami meminta kepada Wali Kota Psp, untuk segera mencopot Kakan Kesbang Linmas, Dra Adek Yanti Tampubolon,” tegas mereka.

Baca Juga :  Kadin Madina Apresiasi Kenaikan BBM

Sementara Wali Kota Psp, Drs Zulkarnaen Nasution MM melalui Asisten Bidang Pemerintahan, Rahuddin Harahap terkait permintaan beberapa anggota DPRD mencopot Kakan Kesbang Linmas menuturkan, seharusnya DPRD Psp memaklumi kepergian Kakan Kesbang Linmas ke Jakarta dalam rangka tugas dan di ketahui Wali Kota Psp, untuk mengikuti kegiatan penyuluhan narkoba.

Kemudian mengenai pencairan dana parpol, dikatakannya ada keterlambatan dikarenakan ada surat wali kota yang harus diganti terlebih dahulu. Dan dalam waktu dekat, akan segera selesai dan dana bantuan parpol bisa segera dicairkan.

Mengenai ada kesan Kakan Kesbang Linmas tidak menghargai anggota DPRD Psp, Rahuddin mengakui bahwa staf yang diwakilkan untuk menggantikan Kakan Kesbang Linmas kurang paham dengan persoalan yang dipertanyakan anggota dewan dari Komisi I dan dirinya berharap anggota dewan memakluminya.

“Kalau mengenai permintaan anggota DPRD Psp kepada wali kota agar Kakan Kesbang di copot, itu hak DPRD untuk menyampaikan pendapat. Dan semuanya, tergantung wali kota menilai kinerja staf. Ini perlu dijelaskan, agar jangan ada saling menyudutkan. Saya belum tahu pasti, apakah beliau sudah kembali atau belum, hanya saja sesuai dengan nota tugas seharusnya hari ini sudah selesai dan kembali ke Psp, tapi saya belum tahu,” pungkasnya.

SUmber: http://metrosiantar.com/METRO_TANJUNG_BALAI/Wali_Kota_Psp_Diminta_Copot_Kakan_Kesbang

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Bupati Madina: Pramuka Ciptakan Generasi yang Miliki Rasa Patriotisme

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*