Wamenlu Singapura Desak Sumut Tingkatkan Ekspor Sayuran

(Analisa/sutanta aditya) Plt Gubernur Sumut, H Gatot Pujo Nugroho ST saling bertukar cenderamata dengan Wakil Menteri Luar Negeri Singapura, Masagos Zulkifli saat berkunjung ke rumah dinas gubernur di Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Selasa (7/8). Kunjungan itu merupakan silaturahmi Singapura kepada pemerintah Provinsi Sumut terkait pembukaan konsulat di Medan, serta mempererat hubungan kerjasama bidang ekonomi.
Medan, (Analisa). Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST berharap Singapura dapat terlibat dalam transformasi ekonomi di provinsi ini. Tak hanya lewat investasi langsung, Negeri Merlion itu juga telah menginspirasi Sumatera Utara untuk terus menggapai kemajuan.

Harapan tersebut diungkapkan Gatot saat menghadiri perayaan hari kemerdekaan ke-47 Singapura di Hotel JW Marriott, Medan, Selasa (7/8) malam.

Perayaan tersebut dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Singapura Masagos Zulkifli, Konsul Singapura untuk Sumatera, Gavin Chay, Konsul Singapura di Medan, Mark Low, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sumatera Utara, tokoh masyarakat, dan warga Singapura yang ada di Sumatera Utara.

Pada kesempatan tersebut, selain mengucapkan selamat ulang tahun kemerdekaan bagi Singapura, Gatot juga menjelaskan Sumatera Utara kini membuka kerjasama investasi seluas-luasnya, bagi investor Singapura untuk mengembangkan usaha dan kerjasama ekonomi dan Sumatera Utara.

“Melalui kesempatan ini saya ingin menyampaikan harapan agar Singapura dapat ikut terlibat dalam transformasi ekonomi di Sumatera Utara melalui berbagai kerjasama investasi. Lebih jauh lagi saya juga beharap kedekatan geografis maupun hubungan ekonomi yang saling melengkapi antara Indonesia dan Singapura sejauh ini akan menjadi kolaborasi yang kuat dan menjadi motor penggerak kemajuan ekonomi ASEAN pada masa mendatang. Kolaborasi ini saya yakin akan meperkuat peranan ASEAN dalam persaingan ekonomi dunia,” kata Gatot.

Baca Juga :  0,5 Juta Anak Sumut Tak Tamat SMA

Gatot mengakui, kemajuan yang dicapai Singapura selama 47 tahun terakhir telah membawa pengaruh penting bagi pertumbuhan kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Selanjutnya, seiring dengan peletakan dasar modernisasi oleh Menteri Senior Lee Kwan Yew, Singapura berkembang menjadi lokomotif ekonomi ASEAN, sehingga menjadi negara satu-satunya di Asia dengan taraf hidup setara dengan negara Swiss di Eropa.

Pengaruh Singapura sedikit banyak berimbas ke Indonesia. Saat ini Indonesia menempati peringkat ekonomi ke-17 terbesar di dunia, yang juga menandakan adanya pergeseran dari negara yang berbasis factor driven economy menjadi efficiency driven economy.

Diramalkan butuh waktu 40 tahun lagi bagi Indonesia untuk mewujudkan visi sebagai negara dengan innovation driven economy. Namun pemerintah Indonesia telah bertekad melakukan percepatan ekonomi sehingga pada 2025 visi tersebut dapat tercapai di antaranya melalui program Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

“Dalam MP3EI, Sumatera Utara mengambil peranan penting sebagai salah satu koridor ekonomi wilayah barat indonesia. Sumatera Utara akan dikembangkan sebagai kawasan industri berbasis sumberdaya lokal, yang memiliki nilai tambah tinggi dengan konsep Zero Waste, serta dilengkapi fasilitas infrastruktur pendukung yang baik,” ungkap Gatot.

Sayur Mayur

Sementara WamenluSingapura Masagos Zulkifli saat berkunjung ke Gubernuran, Jalan Sudirman, Medan mendesak Sumatera Utara meningkatkan ekspor sayur mayur ke negara mereka.

“Sayur-sayuran dari Berastagi sangat disukai masyarakat Singapura. Sayangnya pasokan sangat terbatas, karena itu secara resmi kami meminta pemerintah Sumatera Utara agar membantu mengatasi kendala ini, sayuran terbatas dipasok karena kendala pengiriman dari pelabuhan di Indonesia,” harap Masagos Zulkifli. (ir)

Baca Juga :  Soal Pencemaran Sungai Batang Toru Oleh Tambang Mas PT.G-Agioncourt Resources - Ketua Komisi Amdal Pemkab Tapsel Diperiksa Poldasu

Sumber: analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. pak gatot ente jangan cuma tebar pesona…..ke enakan ente jadi plt ya……sehingga ente tak tahu kerja….kerja ente masih banyak…..terutama ente punya tanggung jawab memperbaiki infra struktur jln lintas sumatera yg sudah kopak kapik ini….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*