Wanita cantik asal Thailand ini selundupkan sabu di kemaluannya

Wanita cantik asal Thailand selundupkan sabu di kemaluannya. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com – Petugas kepolisian dan Bea Cukai masih mengembangkan kasus penyelundupan narkotika yang dilakukan Tipan Prakusa (27). Namun, mereka kesulitan karena perempuan asal Thailand itu tidak bisa berkomunikasi dengan bahasa selain bahasa negaranya.

“Kami kesulitan untuk menginterogasi tersangka, karena dia hanya dapat berbahasa Thailand dan tidak bisa berkomunikasi dengan bahasa lain. Jadi kita belum tahu akan ke mana dia membawa narkotika itu,” kata Kompol P Panjaitan, Kanit 2 Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut kepada wartawan usai konferensi pers di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Medan di Polonia, Medan, Jumat (16/5).

Dia memaparkan, mereka sebenarnya sudah meminta bantuan seorang mahasiswa Thailand di Universitas Sumatera Utara (USU). Namun, kebetulan dia sedang libur pulang ke negaranya.

Sementara itu, Kepala Pelayanan dan Pengawasan Kanwil Bea dan Cukai Sumut Imron mengatakan mereka mendapat sedikit informasi dari handphone yang dibawa Tipan Prakusa. Perempuan ini diduga kuat dikendalikan seseorang yang berada di luar negeri. “Kita cek HP-nya berbahasa Thailand. Namun setelah kita pancing, komunikasi tersangka terputus dengan seseorang yang mengendalikannya. Ada SMS berbahasa Thailand yang bunyinya menyatakan waktu kamu sudah habis, silakan balik kanan,” katanya.

Seperti diberitakan, tim CNT Kantor Pengawasan dan pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Medan menggagalkan upaya penyelundupan narkotika di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Rabu (14/5) malam.
Mereka menangkap Tipan Prakusa (27) tak lama setelah turun dari pesawat AirAsia QZ 123 yang membawanya dari Kuala Lumpur, Malaysia..

Baca Juga :  Pencarian Malaysia Airlines, Operasi Termahal dalam Sejarah

Warga negara Thailand ini kedapatan membawa 579,6 gram metapethamine dengan nilai Rp 1,2 miliar. Sebagian di antaranya disimpan di dalam vaginanya, selain di dua sol sepatu.

[hhw]
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*