Warga Bantu Cari Korban Bus Masuk Jurang

TEMPO Interaktif, Medan – Hingga Ahad pukul 17.00 WIB, 26 Juni 2011, petugas dan warga Desa Aek Latong terus mencari penumpang yang terjebak dalam bus ALS BK 7088 DL. Bus tersebut masuk ke dalam curam-telaga dan menewaskan belasan orang.

Bus rute Medan-Bengkulu, Ahad dini hari, masuk ke dalam telaga, karena tak mampu melintasi tanjakan di Desa Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Dalam peristiwa itu, 15 penumpang yang tewas berhasil ditemukan dan diidentifikasi. Sementara tiga penumpang lagi masih dalam pencarian. “Warga yang bisa menyelam membantu pencarian jenazah,” kata Camat Sipirok, Parlindungan Harahap.

Para korban yang tewas, sebut Parlindungan, telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Sipirok. Evakuasi terhadap bus masih terus dilakukan. “Alat buldozer sudah sampai di lokasi untuk mengangkat bus ALS,” jelas Parlindungan.

Mereka yang tewas dalam kecelakaan bus tersebut, berasal dari Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Bengkulu, dan Sumatera Barat.

1. Maulida Asmar, 30 tahun warga Medan, 2
2. .Eka Santi, 31 warga Medan,
3. Desi Indriani, 30 tahun warga Kecamatan Tembung, Kabupaten Deli Serdang,
4. Yuni Sipiani, 3 tahun warga Tembung, Deli Serdang,
5. Dimas, 3 tahun warga Tembung, Deli Serdang
6. Dahniar, 56 tahun penduduk Medan,
7. Assika Ahzahra, 7 tahun warga Medan,
8. Putri Balkis, 15 tahun warga Medan
9. Rizki Anugerah, 2 tahun, warga Medan
10. Husni Amalia, 9 tahun warga Provinsi Bengkulu
11. Kemala Sari, 11 tahun warga Provinsi Bengkulu
12. Rohana, 55 tahun warga Bengkulu
13. Trisnawati, 55 tahun warga Medan
14. Dedi, warga Padang, Sumatera Barat
15. Desi Trifiona, 5 tahun warga Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang

Baca Juga :  Insentif Guru PNS Madina Yang Belum Dicairkan Selama 6 Bln Jadi Buah Bibir

Korban yang diperkirakan masih berada dalam telaga, kata Parlindungan, Popi Mustika Rani, 12 tahun warga Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Siti Rahayu, 390 tahun warga Lubuk Pakam, dan Dinda Pratiwi, 5 tahun (alamat belum diketahui).

SOETANA MONANG HASIBUAN

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*