Warga Biru Desak Pemkab Tapsel Perbaiki Jalan

Warga Desa Biru, Kecamatan Aek Bilah, KabupatenTapanuli Selatan mendesak pemerintah daerah setempat memperbaiki jalan menuju ke daerah itu yang saat ini rusak parah.

Berdasarkan pantauan, kondisi jalan di Kecamatan Aek Bilah sangat memprihatinkan. Hampir seluruh ruas jalan rusak parah dan dipenuhi lubang yang cukup dalam. Badan jalan juga belum diaspal sehingga sering berlumpur dan licin. Kondisi semakin parah di saat musim hujan. Jalanan semakin licin dan membuat pengendara selalu kesulitan melaluinya. Buruknya kondisi jalan membuat jarak tempuh ke kecamatan itu semakin lama.

Salah seorang warga Biru, Panangian Siregar, 34, menuturkan, kerusakan jalan di daerah itu sudah berlangsung lama, bahkan puluhan tahun. Meskipun begitu, selama ini pemerintah daerah setempat cenderung mengabaikannya. Jalan belum pernah diperbaiki dan diaspal.

Padahal, masyarakat setempat sudah berkali-kali mengeluhkannya kepada pemerintah dan mendesak perbaikan jalan. Panangian Siregar mengatakan, akibat kondisi jalan yang rusak parah,kawasan itu hampir tidak tersentuh pembangunan. Masyarakat juga seolah terisolasi karena akses untuk untuk masuk dan keluar dari daerahnya sangat sulit.

Warga setempat berharap Pemkab Tapsel segera terjun ke kawasan itu untuk melihat kondisi jalan dan selanjutnya merencanakan perbaikan. ”Pemerintah daerah seharusnya memperhatikan daerah kami karena sumber pertanian di daerah kami juga besar jika dibandingkan daerah lain. Sudah puluhan tahun kami hidup dengan jalan yang rusak parah dan belum ada perhatian dari pemerintah,” paparnya.

Baca Juga :  GUNUNG API SORIK MERAPI DI MADINA NORMAL

Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu, mengungkapkan, sudah ada anggaran sebesar Rp22,5 miliar untuk pembangunan jalan dari Kecamatan Sipirok, Arse, Saipar Dolok Hole (SDH), hingga ke Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapsel.   Anggota DPRD Tapsel M Yakub Harahap berharap agar masyarakat Desa Biru, Kecamatan Aek Bilah bersabar untuk menunggu pembangunan jalan. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*