Warga Desa Muara Upu Tapsel Siap Menangkan Pasangan, H Syahrul Martua Pasaribu/Ir Aldinz Rapolo Siregar Jadi Bupati/Wakil Bupati Tapsel

Pasangan Sarasi yang didukung warga Muara Upu yaitu Calon Bupati Tapsel H.Syahrul Martua Pasaribu (kiri) dan calon Wakil Bupati Tapsel Ir Aldinz Rapolo Siregar (kanan). (Foto SIB/Sarliman Manurung SH)

Padangsidimpuan (SIB)
Warga Desa Muara Upu Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapsel bertekad akan memenangkan pasangan Syahrul Pasaribu/Rapolo Siregar (Sarasi) menjadi Bupati/Wakil Bupati Tapsel periode 2010-2015 dalam Pemilukada Tapsel yang akan digelar 12 Mei 2010. “Warga Muara Upu siap mendukung sekaligus memenangkan pasangan Sarasi pada Pemilukada Tapsel 12 Mei 2010 di Muara Upu,” tegas Menek Harahap, Plt Sekretaris Desa Muara Upu dan para tokoh masyarakat di antaranya Namin Hasibuan, Senin (1/3) malam di Padangsidimpuan.

Dikatakan Menek dan Nasmin, warga Desa Muara Upu yang berpenghuni lebih kurang 90 KK menginginkan perubahan di Tapsel, sebab dari dahulu hingga kini Desa Muara Upu yang berbatasan langsung dengan laut pantai barat jauh dari perhatian pemerintah daerah, baik pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. “Bisa dikategorikan desa kami salah satu dari sejumlah desa di Tapsel yang terisolir,” ujar Menek Hasibuan.

Lebih lanjut Menek mengatakan, warga Muara Upu siap mendukung pasangan Sarasi karena Syahrul Martua Pasaribu yang saat ini menjabat anggota DPRD Sumut adalah sosok yang religius, berjiwa sosial, rendah hati dan sangat perhatian kepada pembangunan daerah pantai barat dan masyarakat. Sedangkan Ir Aldinz Rapolo Siregar yang saat ini menjabat Wakil Bupati Tapsel tentu sudah memiliki pengalaman berharga dalam bidang pemerintahan, dikenal baik karena tidak membedakan kalangan minoritas, bermasyarakat dan tidak arogan. “Karenanya kami menilai pasangan Sarasi ini sangat pas dan cocok untuk memimpin Tapsel,” ujar Menek.
Menurut Menek, karena kurangnya perhatian pemimpin Tapsel saat ini sehingga jalan ke Desa Muara Upu sangat memprihatinkan, susah dilalui apalagi untuk kendaraan roda empat karena jalannya berlubang, berlumpur dan sebagian bersemak belukar. Selain itu lampu listrik (PLN) hingga saat ini belum ada, fasilitas kesehatan minim, mengenai pendidikan hanya ada Sekolah Dasar sehingga rata-rata pendidikan pemuda-pemudi hanya setingkat SD, karena hendak melanjut ke SLTP dan SLTA ekonomi tidak mendukung karena lokasi SLTP dan SLTA sangat jauh dari Desa Muara Upu.

Baca Juga :  Terkait Penimbunan Pupuk dan BBM ; Kejaksaan Padangsidimpuan Tahan Ketua dan Sekretaris Koperasi Kebun Makati

Masuk ke Desa Muara Upu, tambah Menek harus menyusuri bibir laut pantai atau lewat laut. Bila melalui jalan darat harus di saat air laut surut, kalau saat pasang jangan coba melintas nanti kita bersama kendaraan akan terbawa arus laut. “Oleh karenanya apabila pasangan Sarasi terpilih menjadi pemimpin Tapsel, kami yakin akan mampu menjawab keluhan, kepedihan yang dirasakan warga Muara Upu selama ini,” ujar mereka seraya berjanji akan tetap intens mensosialisasikan pasangan Sarasi kepada seluruh warga Desa Muara Upu. (T-8/m)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*