Warga Desa Sampuran Harapkan Pembangunan Jembatan

Harapkan Pembangunan Warga Desa Sampuran Kecamatan Ranto Baek Madina berharap pembangunan jembatan alternatif. (medanbisnis/zamharir rangkuti)

Panyabungan. Infrastruktur jalan merupakan hal penting bagi kamajuan suatu daerah begitu juga dengan jembatannya. Namunh hal itu belum dirasakan masyarakat Desa Sampuran Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang masih mengharapkan bantuan pembangunan jembatan.

Seperti penuturan warga, Amin Ray, jembatan ini memang dibutuhkan sebagai jalan alternatif menuju sentra produksi sekaligus pasar, rencana pertapakan kantor desa dan pasilitas umum lainnya.

Dijelaskannya, dengan kehadiran jembatan tersebut nantinya warga tidak usah lagi jalan memutar untuk menuju lahan usaha maupun ke kebun warga. Sebab jembatan berada persis dibelakang desa itu.

“Memang ada jalan tanah yang belum diaspal untuk menuju lahan umum dan sentar produksi masyarakat itu. Akan tetapi jika musim penghujan, jalan tidak akan bisa dilewati oleh kenderaan karena sangat licin, sehingga warga banyak yang memanpaatkan jalan pintas ini,” ujarnya.

Amin mengatakan, posisi jembatan jalan alternatif tersebut sangat strategis bagi masyarakat petani jika menuju lehan pertenian, sebab jarak menjadi dekat, mudah dalam mengakut hasil komoditi masyarakat berupa karet, sawit, dan tanaman holtikultura lainnya.

“Karena itulah kita sangat mengharapkan jembatan dibuat permanen, kalau kondisi jembatan saat ini hanya dua batang pinang dibuat jadi jembatan. Hal ini akibat ketiadaan modal warga. Untuk itulah sangat kita harapkan adanya pembangunan jembatan ini,” harapnya.

Baca Juga :  Pengawasan Proyek Di Pemkab Madina diperketat

ZAMHARIR RANGKUTI – MedanBisnis

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*