Warga Desa Sibagasi Resah Pencurian Ternak Marak

(Analisa/tohong p harahap) KEHILANGAN TERNAK: Riko Siregar (23) warga Desa Sibagasi yang kehilangan ternak saat menggembalakan hewan ternak miliknya, Rabu (13/8).

Paluta,  Aksi pencurian hewan ternak di Desa Sibagasi, Kecamatan Padang Bolak sekitarnya, akhir-akhir ini marak terjadi hingga meresahkan warga, dan pemilik ternak. Masyarakat merasa was-was dan  khawatir hewan ternaknya hilang dicuri.

Hingga kini pihak kepolisian belum dapat menangkap pelaku pencurian hewan ternak tersebut. Dalam kurun waktu dua bulan saja masyarakat Desa Sibagasi harus merelakan tiga ekor lembu yang diduga di curi sekelompok pencuri.

Riko Siregar (23) warga Desa Sibagasi, Kecamatan Padang Bolak, Rabu (13/8) mengaku sudah kehilangan dua ekor lembu sejak Juni lalu.

Dikatakannya, saat ia bersama orangtuanya Yahya Siregar (52) mengkandangkan 6 ekor lembu, namun pagi harinya saat hendak mengeluarkan ternak lembunya dari kandang sudah hilang dua ekor.

Padahal sebelumnya dirinya masih mengingat dengan jelas bahwa lembunya sebanyak enam ekor namun paginya hanya tinggal empat ekor. “Sebelumnya lembu saya enam ekor, namun pagi harinya saat mau dikeluarkan dari kandang sudah hilang dua ekor,” ujar Riko.

Akibat dari peristiwa itu, Riko mengaku mengalami kerugian yang cukup besar. Riko Siregar bersama orangtuanya Yahya Siregar membuat laporan ke Polsek Padang Bolak, namun hingga berita ini di turunkan pihak kepolisian tak kunjung berhasil menangkap pelakunya.

Baca Juga :  Masyarakat Perlu Dimotivasi Lestarikan Seni Budaya

Pengaduan itu juga dibenarkan Yahya Siregar, dirinya mengaku dan sudah membuat laporan ke Polsek Padang Bolak. “Iya sudah kita laporkan ke Polsek Padang Bolak tapi hingga saat ini belum ada hasilnya. Pelakunya pun belum berhasil di tangkap,” tegas Yahya.

Sementara itu Panyahatan Siregar juga mengalami hal yang sama. Dia harus gigit jari karena harus kehilangan satu ekor lembunya.

Modusnya hampir sama dengan apa yang telah dialami  Riko Siregar, yaitu mereka kehilangan hewan ternaknya saat berada di kandang.

“Warga Desa Sibagasi saat ini resah dan takut aksi pencurian kembali marak terjadi, apalagi saat ini sudah mendekati hari raya Iduladha, Kami  berharap para pencuri yang meresahkan tersebut bisa segera ditangkap,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolsek Padang Bolak AKP J Butar-butar dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Polsek Padang Bolak Ipda  Zulkarnain Pohan mengatakan, pihaknya akan meningkatkan patroli malam, dan mohon dibantu masyarakat agar membentuk jadwal ronda malam. (ong)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*